Kaltara Mencatat Peningkatan Dana Pihak Ketiga

Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie, bersama Kalan BI Provinsi Kaltara, Yufrizal, pada Webbinar Series 4.0 "New Norm : Momentum Recovery Perekonomian Kalimantan Utara" bagian 1 di ruang rapat lantai 2 Kantor Perwakilan BI Kaltara, Kota Tarakan - Foto Ant

TARAKAN – Dana Pihak Ketiga (DPK) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada sesi Juni 2020 tumbuh positif sebesar 3,27 persen. Dari Rp12,47 triliun pada Juni 2019, menjadi Rp12,88 triliun pada Juni 2020.

“Peningkatan ini terutama terjadi pada sisi tabungan yang memiliki pangsa pasar tertinggi, yaitu sebesar 50,7 persen dari total DPK. Tumbuh sebesar 13,49 persen dari Rp5,75 triliun menjadi Rp6,53 triliun,” kata  Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Utara (Kaltara), Yufrizal, Rabu (5/8/2020).

Kemudian deposito dengan pangsa pasar 19,8 persen, terkontraksi sebesar -3,64 persen. Dari Rp3,98 triliun menjadi Rp3,84 triliun. Selanjutnya giro yang memiliki pangsa 19,5 persen terkontraksi sebesar -8,18 persen, dari Rp2,73 triliun menjadi Rp2,50 triliun. Posisi kredit atau pembiayaan yang disalurkan oleh bank di Kaltara pada Juni 2020 tercatat tumbuh positif sebesar 6,02 persen, yakni dari Rp9,66 triliun menjadi Rp10,25 triliun.

Pertumbuhan ini masih didukung oleh kualitas kredit yang terpantau aman, dengan NPL di level 0,92 persen. Kondisinya sedikit membaik dibandingkan bulan sebelumnya, saat itu NPL masih di bawah ambang batas aman yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yakni sebesar lima persen.

“Adapun untuk Kota Tarakan, posisi kredit bulan Juni 2020 terkontraksi sebesar -0,55 persen yakni dari Rp3,87 triliun menjadi Rp3,85 triliun dengan NPL sebesar 1,42 persen atau relatif membaik dibandingkan bulan sebelumnya,” tutur Yufrizal.

Secara sektoral, lapangan usaha yang memiliki posisi kredit terbesar adalah lapangan usaha perdagangan, dengan pangsa 22,09 persen. Posisinya tumbuh sebesar 1,99 persen. Hal itu didorong konsumsi masyarakat yang relatif mulai membaik di tengah pandemi COVID-19 sejak Maret 2020. (Ant)

Lihat juga...