Kasus Covid-19 di Kebumen Meluas dan Masih Berpotensi Naik

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto di kantornya, Sabtu (29/8/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

KEBUMEN — Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen menyatakan, hari ini ada penambahan 13 pasien positif. Penyebarannya semakin meluas serta masih sangat berpotensi untuk bertambah.

Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto mengatakan, dari 13 penambangan kasus baru tersebut, terdapat satu balita, yaitu CA usia 5 tahun.

“Semua penambahan kasus baru ini merupakan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya, kecuali ada satu yang memiliki riwayat perjalanan baru pulang dari Jakarta dan sudah menderita batuk, pilek disertai demam selama di perjalanan pulang ke Kebumen,” terangnya, Sabtu (29/8/2020).

Selain penambahan kasus positif baru, tim gugus tugas juga menerima hasil swab negatif atas pasien yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 3 orang. Pasien yang dinyatakan sembuh tersebut yaitu SEW (31) perempuan, TP (32) perempuan dan TAR (55) laki-laki.

Sementara itu kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kebumen juga semakin meluas. Hingga saat ini tercatat penyebaran Covid-19 surah merambah 24 kecamatan dari total 26 kecamatan yang ada.

Dua kecamatan yang tidak terdapat kasus positif Covid-19 yaitu Kecamatan Padureso dan Poncowarno. Meskipun begitu, di Kecamatan Padureso terdapat 36 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 3 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan di Kecamatan Poncowarno terdapat 68 ODP dan 3 PDP.

Cokro Aminoto mengakui jika penambahan kasus positif Covid-19 di Kebumen cukup siginifikan. Total sampai hari ini kasus positif ada 192 orang, dengan perincian meninggal dunia 5 orang, masih menjalani perawatan ada 32 orang dan yang dinyatakan sembuh 155 orang.

Penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup siginifikan ini terjadi saat Kabupaten Kebumen mulai mengizinkan pembelajaran tatap muka, serta membuka beberapa pusat keramaian, seperti tempat wisata.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen, dr Dwi Budi Satrio mengatakan, penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup banyak ini, karena Kebumen gencar melakukan rapid test maupun swab test. Bahkan tingkat pemeriksaan tersebut sudah melebihi target pemeriksaan yang ditetapkan pemerintah yaitu 0.1 persen.

“Untuk rapid test, kita sudah mencapai 2,7 persen dari total jumlah penduduk dan untuk swab test sudah berkisar 2,5 persen hingga 3 persen, karena kita memulai lebih awal dibanding daerah lain,” jelasnya.

Penduduk Kabupaten Kebumen yang sudah dilakukan rapid test sebanyak 35.107 orang dan yang sudah dilakukan swab test ada 2.639 orang.

Lihat juga...