KKN di Tengah Pandemi ala Mahasiswa Difabel

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JEMBER — Prihatin terhadap siswa yang makin kecanduan game online saat pandemi Covid 19, mahasiswa difabel Universitas Jember (Unej) mengumpulkan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sekitar rumah untuk belajar bareng sebagai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di masa pandemi Covid 19.

Rio Pradani Putra, mahasiswa difabel menjadi salah satu peserta KKN yang diselenggarakan oleh Unej di tengah-tengah pandemi saat ini. KKN tematik periode saat ini dengan mengambil topik Back to Village.

“Bentuk kegiatannya adalah mengumpulkan siswa-siswa untuk belajar bersama menggunakan aplikasi Edmodo. Karena KKN sekarang bertema Back To Village jadi kegiatannya bertempat di desa saya, yakni RW 006 Kelurahan Kaliwates,” kata Rio saat mengawali perbincangan dengan Cendana News, Kamis (6/8/2020) di rumahnya.

Pandemi Covid 19 di Indonesia mulai terdeteksi pertama kali pada bulan Maret 2020. Awal kemunculannya begitu pasif, namun dua minggu kemudian kasus positif terus naik secara signifikan hingga mencapai 600 di bulan Mei.

Sampai sekarang berdasarkan data yang dirilis oleh gugus tugas penanganan Covid-19 di laman websitenya covid19.go.id per 5 Agustus 2020 telah mencapai sebanyak 116.871 pasien yang positif. Dari jumlah tersebut hingga saat ini terdapat 73.889 pasien yang dinyatakan sembuh. Sementara untuk pasien yang meninggal dunia berjumlah 5.452.

“Sejak 16 Maret 2020 kegiatan belajar dan mengajar di sekolah dan di perguruan tinggi telah dihentikan. Sebagai gantinya proses belajar mengajar dilakukan secara online atau daring,” ungkap mahasiswa yang terdaftar di jurusan Matematika, Fakultas MIPA Unej.

Rio juga memaparkan, kondisi seperti ini membuat guru atau siswa memiliki permasalahan yang beragam dalam kegiatan belajar seperti berupa sarana dan prasarana yang kurang memadai, belum lagi guru-guru yang menginjak usia pensiun juga lemah dalam pemahaman sistem daring, kurang terpantaunya siswa oleh orang tuanya, guru memberikan tugas kepada anak didik hanya melalui WhatsApp.

“Terkhusus untuk siswa-siswa yang berada di lingkungan tempat tinggal saya, karena kondisi ini membuat mereka massif dalam bermain game online bahkan tidak jarang hampir sampai larut malam,” papar mahasiswa difabel daksa ini.

“Saya yang kebetulan sedang melaksanakan tugas KKN Back To Village merasa tertantang memberikan suatu inovasi pembelajaran bagi mereka sehingga sedikitnya membuat mereka mengurangi kebiasaannya yaitu bermain game online secara terus menerus. Selama 45 hari kedepan terhitung dari tanggal 1 Juli hingga 14 Agustus memberikan pemahaman dan inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan. Aplikasi yang digunakan dalam inovasi pembelajaran ini ialah Edmodo,” jelas Rio.

Menurut Rio, sistem pelaksanaan KKN saat ini berbeda dengan sebelumnya, yaitu kembali ke desanya masing-masing jadi setiap mahasiswa memiliki program kegiatan sesuai dengan tema yang telah dipilihnya.

“Kendala yang dihadapi tidaklah cukup berarti karena anak-anak zaman sekarang sudah pada mahir menggunakan HP, tinggal kita memberi pembelajaran step by step yang terdapat di aplikasi Edmodo mulai dari bikin akun sampai uji coba kuis,” katanya.

Rio lebih lanjut mengatakan, dirinya ingin menghilangkan atau mengurangi kecanduan anak terhadap game online, disamping mereka juga memahami platform-platform pembelajaran.

“Respon orang tua pasti sangat senang karena setidaknya para orang tua terbantu untuk mengawal anaknya dalam proses sekolah di tengah pandemi,” tambah Rio.

Rio berharap dengan adanya KKN yang dia tempuh saat ini, minimal dapat mengurangi ketergantungan siswa terhadap game online. Sehingga mampu melakukan pembelajaran dengan baik apa yang disampaikan oleh gurunya.

“Saya juga berharap karena saya adalah mahasiswa difabel KKN seperti ini sangatlah memudahkan bagi kita tanpa mengurangi arti dari makna KKN itu sendiri. Jadi semoga LP2M dapat memetakan bagi mahasiswa difabel melakukan KKN tematik misalnya. Karena setelah KKN adalah skripsi maka saya juga berharap bisa cepat lulus,” pungkasnya.

Lihat juga...