Klaster Guru Covid-19 Bermunculan di Kebumen

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

KEBUMEN – Bersamaan dengan mulai diizinkannya pembelajaran tatap muka di Kabupaten Kebumen, mulai bermunculan klaster guru. Tercatat ada tiga orang guru di Kabupaten Kebumen yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Koordinator Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kebumen, Cokro Aminoto menyampaikan, ada tiga guru yang dinyatakan positif Covid-19. Yaitu guru dari Kecamatan Kutowinangun, perempuan, usia 31 tahun, kemudian guru perempuan dari Kecamatan Ambal berusia 32 tahun dan guru laki-laki dari Kecamatan Karangsambung berusia 56 tahun.

“Ketiga guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini sudah menjalani perawatan dan isolasi,” jelasnya, Kamis (27/8/2020).

Lebih lanjut Cokro Aminoto menjelaskan, menindaklanjuti munculnya klaster guru tersebut, saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen sudah melakukan pemeriksaan terhadap para guru yang melakukan kontak dekat dengan tiga guru positif tersebut.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebanyak 36 guru lainnya terkonfirmasi positif. Hanya saja 36 guru tersebut berasal dari beberapa kabupaten di luar Kebumen, seperti Kabupaten Banyumas, Purworejo dan lainnya.

“36 guru lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan guru laju atau guru dari kabupaten lain yang mengajar di Kebumen. Mereka juga tidak menetap di Kebumen, sehingga data positif Covid mereka masuk ke kabupaten masing-masing,” terangnya.

Menurut Cokro, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kabupaten tempat asal 36 guru tersebut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Meskipun berasal dari kabupaten lain, namun 36 guru laju positif Covid-19 tersebut melakukan kontak dengan guru-guru di Kebumen.

Selain penambahan dari klaster guru. tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sudah meninggal dunia, hasil swab test  juga dinyatakan positif. PDP yang meninggal tersebut yaitu SUD (53) perempuan, SOL (54) laki-laki dan SR (67) perempuan.

Dengan adanya penambahan kasus positif tersebut, sampai dengan saat ini jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kebumen mencapai 177 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 orang masih dalam perawatan, 5 orang meninggal dunia dan 151 orang dinyatakan sembuh.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kebumen bersama Dinas Kesehatn juga terus melakukan pemeriksaan massal. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, dr. Dwi Budi Satrio mengatakan, sampai hari ini sebanyak 35.107 penduduk Kebumen sudah dilakukan rapid test. Jumlah tersebut sudah mencapai 2,7 persen dari total jumlah penduduk.

“Penduduk yang melakukan rapid test sudah sebanyak 35.107 orang dan yang sudah melakukan swab test ada 2.639 orang atau 0,2 persen dari jumlah penduduk. Jumlah tersebut sudah memenuhi target pemeriksaan yang ditetapkan WHO yaitu minimal 0,1 persen dari jumlah penduduk,” pungkasnya.

Lihat juga...