Maumere Diver Community Edukasi Masyarakat Cintai Laut

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Maumere merupakan sebuah kawasan wisata yang masih terjaga kelestariannya meskipun banyak ancaman pengeboman ikan oleh nelayan di kepulaun di wilayah tersebut.

Untuk itu sebuah komunitas tempat para penyelam profesioanal, Maumere Diver Community (MDC) dibentuk agar bisa menjadi wadah bagi para penyelam untuk mengadakan kegiatan yang bermanfaat.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk mencintai laut dan menjaga eksosistem laut kawasan TWAL Teluk Maumere yang merupakan surga alam bawah laut,” sebut Bram Conterius, Ketua MDC, Rabu (19/8/2020).

Bram mengatakan, pihaknya melaksanakan pengibaran bendera bawah laut selama 2 tahun berturut-turut dengan melibatkan para penyelam profesional dari berbagai instansi.

Penyelam yang terlibat saat pengibaran bendera tanggal  15 Agustus 2020 sebanyak 22 orang yang berasal dari Polres Sikka, Nusa Nipa Diving Club (NDCC), Maumere Diver Community (MDC), Sea World, Capa Resort dan TNI AU.

“Dalam berbagai kegiatan kami selalu mengajak segenap lapisan masyarakat agar bersama-sama mencintai dan menjaga ekosistem laut. Semakin banyak orang yang terlibat maka semakin banyak orang yang peduli terhadap laut,” katanya.

Ketua Maumere Diver Community (MDC), Bram Conterius, saat ditemui, Rabu (19/8/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Bram menambahkan, pihaknya pun selalu mengajak komunitas masyarakat untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah di pesisir pantai di wilayah Teluk Maumere termasuk dengan menggandeng Pemerintah Desa Wairterang.

“Kami kemarin menggandeng Pemerintah Desa Wairterang untuk membersihkan sampah di pesisir pantai. Masih banyak terdapat sampah di pesisir pantai terutama sampah plastik,” ungkapnya.

Saat aksi pengibaran bendera Merah Putih di Pulau Babi usai, lanjut Bram, pihaknya pun mengajak semua warga masyarakat dan peserta untuk melakukan aksi bersih-bersih di pesisir pantai tersebut.

Ia berharap semakin banyak anak muda terjun menjadi penyelam profesional mengingat kawasan Teluk Maumere merupakan sebuah lokasi penyelaman yang banyak diminati wisatawan termasuk wisatawan asing.

“Saya berharap banyak anak muda terjun menjadi penyelam profesional agar bisa menjadi guide bagi wisatawan yang akan melakukan penyelaman di kawasan TWAL Teluk Maumere,” harapnya.

Sementara itu Yohanes Saleh, Pembina Maumere Diver Community mengaku komunitasnya telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka untuk melatih anak muda yang mau menjadi penyelam.

Hanz sapaannya mengatakan, saat ini anggota MDC ada 25 orang  yang sudah bersertifikat dan dive master ada 4 orang serta akan lakukan sertifikasi lagi. Mimpi besar MDC, kata dia, ingin menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan profesional.

“Secara sukarela kami membantu menjaga dan melestarikan ekosistem laut dengan melakukan transplantasi terumbu karang dan membuat taman bawah laut buatan. Kami ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa Sikka memiliki wisata bawah laut yang bagus,” pungkasnya.

Lihat juga...