Melalui Program Kotaku, Kawasan Kumuh di Ciketing Udik Diperbaiki

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Harapan warga Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang mendapatkan program Kota tanpa kumuh (Kotaku) dari Kementerian PUPR akhir terealisasi. Program tersebut mulai terlaksana ditandai dengan peletakan baru pertama, Sabtu (29/8/2020).

“Alhamdulillah akhirnya pengajuan kami untuk memperbaiki lingkungan bisa terealisasi. Semoga kegiatan ini juga membantu warga, yang tengah kesusahan ditengah Covid-19,” ungkap Anton Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Ciketing Udik.

Dikatakan sesuai pengajuan program Kotaku di Ciketing Udik, terlaksanakan di dua RW yakni RW 1 dan IV. Adapun besaran biaya Rp1 miliar. Dana tersebut guna perbaikan drainase, jalan kampung, turap dan pembuatan gerobak sampah.

Diketahui wilayah Kota Bekasi tahun 2020 ada lima Kelurahan mendapatkan program Kotaku, meliputi Kelurahan Ciketing Udik, Sumurbatu, Bojongmenteng, Rawalumbu, Jakasetia dan Durenjaya.

Kepala Balai Prasarana Pemukiman Jawa Barat, Feriqo Yogananta, mengatakan alokasi dana program Kotaku untuk wilayah Kota Bekasi tahun 2020 mencapai Rp5 miliar.

“Sedangkan seluruh wilayah di Jawa Barat yang mendapat program Kotaku, untuk tahun 2020 tersebar di 68 lokasi di 27 Kota/Kabupaten,”ungkapnya.

Program Kotaku merupakan pemberdayaan masyarakat dan mengacu pada pengajuan BKM yang sebelumnya sudah melalui survey di tingkat wilayah. Hal lain, juga mengacu pada aspirasi anggota dewan.

Namun demikian tegasnya persyaratan mendapatkan Kotaku sendiri tidak terlepas tujuh indikasi meliputi kondisi lingkungan yang kumuh, akses air minum, persampahan, keteraturan bangunan dan bahaya kebakaran suatu wilayah.

“Setiap satu kelurahan melalui program Kotaku, mendapatkan dana Rp1 miliar, untuk perbaikan lingkungan. Program ini sifatnya pemberdayaan, semua dilaksanakan oleh masyarakat setempat,”ungkapnya.

Dia berharap melalui kegiatan Kotaku yang mulai terlaksana di wilayah Kota Bekasi, bisa bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Program ini, sebagai bentuk perhatian ditengah kesusahan ekonomi yang tengah melanda saat ini akibat Covid-19.

Dimulaikan program Kotaku di Kota Bekasi, ditandai dengan peletakan batu pertama perbaikan drainase di Ciketing Udik yang dilakukan oleh Waki Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

“Program ini adalah padat karya yang dilaksanakan oleh masyarakat langsung, bagaimana membangun wilayah kampung dengan melibatkan BKM. Saya berharap semua merasakan dan bisa bertanggungjawab dalam pelaksanaannya nanti,” ungkap Tri Adhianto.

Lihat juga...