Melihat Bias Pelangi di Air Terjun Pelangai Gadang

Editor: Mahadeva

PESISIR SELATAN – Mengisi waktu di akhir pekan, tidak harus dilakukan dengan bepergian ke tempat-tempat keramaian. Adakalanya, mencoba tracking masuk ke dalam hutan untuk menikmati alam.

Bagi penikmat wisata alam yang masih pemula, ada satu tempat yang bisa dikunjungi tanpa harus melalui jalan yang terjal. Tepatnya di Kenagarian Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, ada air terjun yang indah, dan cocok untuk melepas lelah ataupun menghilangkan stres.  Air terjun tersebut dikenal oleh warga setempat dengan Air Terjun Pelangai Gadang.

Dari pengalaman perjalanan yang dilakukan oleh Jamal beserta sahabatnya, untuk menjangkau lokasi wisata tersebut tidak terlalu sulit. “Kalau bicara berkeringat, ya jelas, karena untuk mencapai lokasi air terjun ini, harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak lebih kurang lima kilometer dari pusat Nagari atau Desa Pelangai,” jelasnya, Minggu (30/8/2020).

Jamal menyebut, kendati harus melakukan perjalanan yang cukup panjang untuk mencapai air terjun, sepanjang perjalanan wisatawan akan disuguhi suasana alam yang begitu sejuk, dan udara yang segar. Pengunjung juga dapat melihat berbagai jenis burung, yang berterbangan dan berkicau dengan bebas di alam yang sejuk. Suasana itu membuktikan, alam di Pelangai sangat terjaga dan benar-benar asri. “Saya bersama teman-teman merasa sangat senang dan menikmati perjalanan menuju ke air terjun itu. Jadi untuk yang ingin menghilangkan stres, maka datang ke air terjun Pelangai saja,” ujar tambahnya.

Jamal saat berada di Air Terjun Pelangai Gadang, Kenagarian Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu (30/8/2020)/Foto: M Noli Hendra

Setelah menempuh perjalanan dengan kondisi alam yang begitu asri, rasa penat langsung sirna ketika dari kejauhan terdengar suara air yang mengalir begitu deras. Semakin didekati, udara dingin semakin terasa, percikan air terjun terlihat membasahi tumbuh-tumbuhan.

Di lokasi, hal pertama kali yang membuat Jamal dan teman-teman, dan para pengujung lain terpukau adalah, pemandangan air terjun yang memancarkan bias pelangi yang begitu indah. Melihat keindahan alam tersebut, hati siapa yang tidak akan senang. “Enaknya itu, dalam kondisi Covid-19 seperti ini kita tidak berada dalam keramaian. Sekarang di hutan seperti ini terasa lebih aman dan nyaman,” tandas Jamal.

Di  tempat tersebut, pengunjung juga bisa berenang. Bahkan bisa mandi, karena tersedia lubuk agak kecil yang biasa dimanfaatkan untuk mandi. Pengunjung bisa menikmati gemericiknya air yang turun dari ketinggian 35 meter.

Imal, warga setempat menyebut, air terjun di Pelangai berasal dari pucuk tebing, yang menjadi bagian dari gugusan Bukit Barisan. Keberadaan air terjun tersebut, membuat Desa Pelangai dikenal banyak orang. Banyak yang datang berkunjung ingin melihat air terjun tersebut. “Jika butuh penunjuk jalan, kita juga siap bantu. Nah bagi pengunjung yang membawa makanan, kita telah mengingatkan agar membawa sisa makanan itu kembali ke tempat dimana awal masuk,” jelasnya.

Hal itu bagian dari upaya masyarakat mengajak pengunjung yang datang, untuk ikut menjaga lingkungan yang bersih. Baik itu di kawasan air terjun, maupun di sepanjang jalan setapak menuju air terjun. “Kami selalu memberikan penjelasan agar benar-benar menjaga kebersihan. Terutama tentang tata krama juga, bagi muda-mudi yang masuk ke hutan, harap bersikap sopan,” sebutnya.

Lihat juga...