Menunggak Pajak, Papan Reklame di Kota Padang Dibongkar

Kepala Bapenda Kota Padang, Al Amin – Foto Ant

PADANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, Sumbar, membongkar papan reklame yang ada di sejumlah titik di kawasan Jalan Jhoni Anwar, Tarandam dan Jalan Proklamasi. Papan reklame tersebut menunggak pembayaran pajak.

“Papan-papan reklame tersebut telah habis masa pajaknya pada Maret 2020, namun sampai saat ini, pajak reklame tersebut belum juga dibayar,” kata Kepala Bapenda Kota Padang, Al Amin, Rabu (26/8/2020).

Menurutnya, pemerintah daerah telah memberi kelonggaran masa pembayaran pajak selama tiga bulan. Sebelum dilakukan penertiban, juga telah dilayangkan Surat Peringatan (SP) 1, SP2 dan SP3. Namun upaya tersebut tidak diindahkan oleh wajib pajak. “Akhirnya Bapenda Padang mengambil sikap tegas membongkar papan reklame yang menunggak pajak tersebut,” tegasnya.

Ia berharap, wajib pajak di Kota Padang patuh dan tepat waktu dalam menunaikan kewajibannya. Karena pajak akan digunakan untuk membiayai pembangunan di Kota Padang. Sebelumnya Bapenda Kota Padang mencatat, realisasi penerimaan pajak di daerah itu pada triwulan I 2020 sudah mencapai 20 persen. Penerimaan dari pajak hotel sudah mencapai Rp6,4 miliar dari target Rp42 miliar.

Kemudian pajak restoran Rp10,01 miliar dari target Rp53 miliar, pajak hiburan Rp2,1 miliar dari target Rp12,5 miliar, pajak reklame Rp1,3 miliar dari target Rp12 miliar. Berikutnya pajak penerangan jalan Rp19,6 miliar dari target Rp126 miliar, pajak parkir Rp547,5 juta dari target Rp3,2 miliar, pajak air tanah Rp177 juta dari target Rp3 miliar. Selanjutnya pajak mineral bukan logam dan batuan Rp8,7 miliar dari target Rp51 miliar, Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan Rp12,2 miliar dari target Rp238,9 miliar dan pajak bumi bangunan Rp2,1 miliar dari target Rp100 miliar. (Ant)

Lihat juga...