Mudahkan Pelajar, Padang Pasang 125 Titik Internet Gratis

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, memberikan kemudahan bagi pelajar untuk dapat menjangkau internet gratis dengan cara memasang jaringan internet sebanyak 125 titik di sejumlah tempat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, Rudy Rinaldy, mengatakan, tujuan untuk menghadirkan internet gratis itu, agar bisa memberikan pemerataan belajar daring yang mana hal utama yang harus tersedia itu adalah jaringan internet.

“Memang tidak dipungkiri bahwa ada pelajar yang terkendala untuk mendapatkan internet, terutama untuk keluarga kurang mampu yang tidak bisa setiap hari membeli paket internet demi belajar anaknya,” kata Rudy, Kamis (27/8/2020).

Ia menjelaskan 125 titik internet gratis yang dipasang itu tersebar di 41 spot dipasang di OPD Pemko Padang, 23 puskesmas, 11 kantor camat dan 50 di kantor lurah se-Kota Padang.

Kemudian saat ini Pemko Padang juga tengah merancang untuk memasang internet gratis di 11 masjid yang berlokasi di 11 kecamatan di Kota Padang. “Semoga dengan berbagai upaya ini akan dapat membantu warga Kota Padang terutama para pelajar yang mengakses jaringan internet untuk belajar,” harapnya.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dalam sela kegiatan sebelum Covid-19. -Foto: M Noli Hendra

Dengan adanya upaya dari Diskominfo ini, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyatakan bahwa hingga saat ini berbagai kendala dalam proses belajar mengajar terus bermunculan, salah satunya pelaksanaan proses pembelajaran dalam jaringan (daring), yaitu masih lemah jaringan telekomunikasi di beberapa daerah di Kota Padang.

Kondisi tersebut diberikan solusi dengan cara memberikan spot internet gratis, sehingga dapat dimanfaatkan secara gratis demi menunjang pelaksanaan belajar daring tanpa harus berkecil hati, melihat kondisi ekonomi yang sulit untuk membeli paket internet dari hari ke hari.

“Sekarang dari Diskominfo telah memberikan solusi dari soal jaringan. Nah saya juga berharap kepada para tenaga pengajar dapat pula memberikan sebuah inovasi di sektor pendidikan itu,” sebutnya.

Mahyeldi menyebutkan perlu adanya inovasi dari sektor pendidikan itu, menyikapi kondisi proses belajar di Kota Padang yang belum bisa dilakukan secara tatap muka. Karena kondisi virus Covid-19 di Padang masih belum bisa dikatakan aman.

Untuk itu, ia sangat berharap agar ada inovasi dari pihak sekolah, sehingga dapat memberikan suasana baru bagi siswa, dari selama ini daring, mungkin bisa melakukan hal-hal lainnya. Mungkin saja salah satu inovasi yang perlu dihadirkan adalah dengan memberlakukan sekolah alam.

“Cukup banyak tempat-tempat yang bisa dikunjungi dan dapat jadikan peserta didik sebagai media untuk menimba ilmu,” kata dia.

Mahyeldi juga berpesan, selama Pandemi Covid-19 ini prestasi sekolah maupun peserta didik jangan sampai turun. Segala potensi dalam bidang pendidikan harus dikerahkan.

“Saya minta prestasi jangan sampai turun selama pandemi Covid-19. Untuk itu kepada Dinas Pendidikan Kota Padang, seluruh metode dan sarana parasan harus disediakan untuk peningkatan prestasi,” pinta Mahyeldi.

Lihat juga...