Nasabah: Pinjaman ‘Modal Kita’, Bunga Ringan dan Tanpa Agunan

Editor: Koko Triarko

MALANG – Adanya pinjaman ‘Modal Kita’ yang digagas oleh Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri), memberikan manfaat kepada masyarakat Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Kedungkandang, terutama mereka yang memiliki usaha.

Bunga yang terbilang cukup rendah dan tanpa perlu ada agunan, membuat warga tidak perlu lagi berpikir panjang untuk mengajukan pinjaman untuk mengembangkan usahanya.

Seperti halnya yang dilakukan Hanifah, salah satu anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Suluh Sejahtera Mandiri. Diakuinya, sejak awal membuka usaha toko klontong 3 tahun yang lalu, ia mengaku sebelumnya tidak pernah mengajukan atau menerima pinjaman dari tempat lain.

Berbagai barang kebutuhan sehari-hari mulai dari sembako hingga makanan ringan, ia jual di toko klontong yang lokasinya menjadi satu dengan tempat tinggalnya.

“Jadi, baru pertama kali ini saya berani pinjam uang untuk mengembangkan usaha,” akunya, saat ditemui di rumahnya, Kamis (6/8/2020).

Menurutnya, keputusan untuk mengajukan pinjaman ke Modal Kita yang dikelola KUD Suluh Sejahtera Mandiri, lebih kepada karena bunganya dirasa lebih ringan dan waktu pelunasannya lebih panjang. Selain itu juga persyaratannya mudah dan tanpa agunan.

“Orang-orang kalau pinjam di PKK itu biasanya bunganya 10 persen, tapi waktu pelunasannya hanya tiga bulan. Sedangkan di Modal Kita meskipun bunganya 18 persen, tapi waktu pelunasannya selama satu tahu,” jelasnya.

Disebutkan, melalui pengurus kelompok, Hanifah telah mengajukan pinjaman ke Modal Kita sebesar dua juta rupiah yang digunakannya sebagai tambahan modal untuk membeli barang dagangan.

“Pinjaman sudah berjalan sekitar 7 bulan mulai bulan Desember 2019. Cicilannya dibayar setiap bulan sebesar dua ratus ribu rupiah selama 1 tahun,” sebutnya.

Lebih lanjut diakui Hanifah, meskipun saat ini mengalami penurunan penghasilan akibat dampak pandemi Covid-19, ia tetap berusaha membayar cicilan pinjaman Modal Kita tepat waktu.

“Alhamdulillah, sampai saat ini pembayaran cicilan pinjaman ke Modal Kita masih lancar, walaupun terkena dampak Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu Manajer Umum KUD Suluh Sejahtera Mandiri, Dian Novianti Widiasari, menyebut pihaknya tidak pernah memaksakan anggotanya untuk meminjam uang. Anggota baru dipersilakan meminjam uang jika memang benar-benar sudah membutuhkan, terutama bagi mereka yang ingin mengembangkan usahanya.

Sebab itu, saat ini Modal Kita yang dikelola KUD Suluh Sejahtera Mandiri baru menyediakan pinjaman mikro, dengan besaran jumlah pinjaman dibawa 2 juta sampai maksimal 5 juta rupiah.

“Jadi jumlah pinjaman disesuaikan kebutuhan anggota. Kalau mereka hanya butuh 500 ribu, ya silakan saja,” pungkasnya.

Lihat juga...