Omset Warung Makan di Kios Warung Cerdas Berangsur Mulai Pulih

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

CILACAP — Usaha warung makan yang berada di salah satu kios Warung Cerdas Wanareja ikut terkena dampak dari pandemi Covid-19. Bahkan warung milik Ibu Ai Tuting tersebut sempat tutup selama dua bulan.

Pemilik warung makan, Ibu Ai Tuting di Wanareja, Rabu (5/8/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

“Sebelum corona, saya bisa berjualan sampai 30 ekor ayam kampung setiap harinya, kalau sekarang hanya separuhnya saja, terkadang kalau lagi sepi, hanya habis 10 ekor ayam saja,” kata Ibu Ai Tuting kepada Cendanawes, Rabu (5/8/2020).

Ibu Ai yang sudah dua tahun menyewa salah satu kios di Warung Cerdas dan usaha warung makan dengan menu utama ayam kampung goreng tersebut selama ini laris manis. Warung makan buka mulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB dan bisa menghabiskan 30 ekor ayam kampung.

“Bisa berjualan di kios Warung Cerdas ini sangat membantu perekonomian keluarga, selain itu juga untuk mengisi waktu luang, karena anak-anak saya sudah besar dan saya tidak mempunyai kesibukan di rumah,” kata ibu dua anak ini.

Lebih lanjut Ibu Ai bertutur, pada awal berjualan, warungnya belum banyak dikenal. Seiring berjalannya waktu, karena letak kios yang cukup strategis, pelanggannya terus bertambah. Dari mulai warga sekitar, sales-sales yang lewat hingga para guru sekolah.

Hanya saja, di tengah pandemi Covid-19 ini, sekolah-sekolah masih tutup, sehingga Ibu Ai kehilangan sebagian pelanggannya. Namun, para sales barang yang lewat, pasti menyempatkan diri untuk singgah di warung Ibu Ai pada jam makan siang.

“Kemarin waktu tutup banyak sales pelanggan saya yang menghubungi, menanyakan kapan warung buka. Biasanya mereka mampir dalam perjalanan menuju ke Purwokerto atau ke kota lainnya,” tuturnya.

Warung nasi Teh Ai ini merupakan salah satu mitra Warung Cerdas Damandiri. Oktober tahun ini, menurut Ibu Ai, sewa kiosnya habis, namun ia berniat untuk memperpanjang kembali, meskipun situasi masih pandemi.

Ibu Ai mengatakan, ia sudah meminta pertimbangan kepada suaminya tentang perpanjangan kontrak kios, karena saat ini masih belum ramai pembeli. Menurut suaminya, warung nasi tersebut sudah cukup dikenal dan mempunyai banyak pelanggan, sehingga sayang jika harus diputus kontrak. Suami Ibu Ai sendiri, bekerja dengan membuka bengkel mobil di rumahnya.

Salah satu pelanggan warung ibu Ai, Anto mengatakan, ayam goreng kampung masakan Ibu Ai sangat enak, ditambah dengan sambal pedas serta lalapan. Ia sudah lama menjadi pelanggan setia warung tersebut.

“Kalau lewat Wanareja dan pas jam makan, pasti saya mampir di warung Ibu Ai, masakannya sangat lezat,” tuturnya.

Lihat juga...