Padang Belum Memenuhi Syarat Jadi DCML

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) yang dikomandoi oleh Yayasan Damandiri ternyata belum pas untuk diterapkan bagi daerah Kota Padang, Sumatera Barat. Ada sejumlah kriteria yang belum bisa dipenuhi untuk bisa menerapkan program tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, Gusti Ayu Ratniati, sejatinya Desa Mandiri Lestari adalah program yang sangat bagus, karena tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan masyarakat sejahtera.

Ia menyebutkan alasan Padang yang belum bisa dijadikan sebuah kawasan Desa Mandiri Lestari, karena ada sejumlah ketentuan yang belum bisa terpenuhi, seperti potensi perekonomian rakyat, luas kawasan desa, serta ketentuan lainnya. Padahal, jika program itu bisa diterapkan di Padang, akan dapat membantu masyarakat.

“Melihat ke daerah Jawa yang telah lama jalan Desa Mandiri Lestarinya, sangat bagus sekarang perekonomian masyarakatnya. Seperti pertaniannya, pendidikan masyarakatnya, ada usaha homestay, dan banyak lagi. Hal itu jelas banyak manfaatnya,” katanya, Sabtu (8/8/2020).

Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, Gusti Ayu Ratniati, yang ditemui belum lama ini di kantornya. -Foto: M Noli Hendra

Kendati ada harapan agar Desa Mandiri Lestari itu turut ada di Kota Padang, Ayu, yang juga kini memimpin koperasi yang menyalurkan dana dari Yayasan Damandiri, melihat, tugas awal yang perlu dilakukan ialah mental dari masyarakat itu sendiri. Maksudnya, masyarakatnya juga perlu dibina, agar bisa berpikir maju untuk hidup yang lebih baik.

Menurut dia, tiap-tiap daerah memiliki karakter masyarakat yang beragam. Mungkin di daerah Pulau Jawa masyarakatnya memiliki etos kerja yang tinggi, sementara di Padang, masih dikatakan belum bisa sebagus di daerah lainnya.

“Jadi selain syarat soal kawasan, masyarakat kita juga perlu komit bahwa Desa Mandiri Lestari itu untuk kemajuan desa itu, bukan untuk kepentingan dari pribadi,” sebut dia.

Ayu malah menilai, persoalan tersebut bisa saja diperbaiki ke arah yang lebih baik, asalkan Desa Mandiri Lestari benar-benar mau menempatkan programnya itu ke Kota Padang. Sebab, jika sudah ada yang meletakan programnya, maka upaya selanjutnya yang dilakukan ialah memberikan pelatihan dan edukasi.

Dengan demikian, cita-cita yang ingin dicapai terkait Desa Mandiri Lestari bisa terwujud yakni untuk mengentaskan kemiskinan dan membuat masyarakatnya sejahtera. Sebab bila bicara kemiskinan, KSU Derami melihat kondisi ekonomi lemah masih cukup banyak di Padang.

Hal ini bisa dilihat dari kondisi program pinjaman modal usaha kepada masyarakat, yang dijalani sebuah unit usaha di KSU Derami Padang yaitu Modal Kita yang dulunya dikenal dengan Tabur Puja. Di mana, cukup banyak warga ekonomi lemah yang mengadukan nasib usahanya.

“Coba lihat ke Modal Kita, sudah ada sekitar 3000 lebih yang saat ini tengah menikmati pinjaman modal usaha. Hal ini pertanda, masyarakat butuh disuplai dukungan dana, agar usahanya maju dan berkembang,” ungkap dia.

Manager Umum Modal Kita, Margono Okta, menambahkan, persoalan Desa Mandiri Lestari adalah sebuah harapan yang telah lama diinginkan. Hanya saja Padang belum memiliki potensi yang bagus, seperti yang diharapkan oleh pihak Yayasan Damandiri.

Kendati tidak bisa mewujudkan adanya Desa Mandiri Lestari, Meno, menyatakan, setidaknya dengan adanya Modal Kita saat ini, telah dapat memberikan dampak yang positif bagi ekonomi masyarakat yang tergolong kurang mampu.

“Yang kita beri pinjaman itu ya usaha mikro, seperti penjual gorengan, usaha rumahan, dan lainnya. Harapannya, dengan adanya pinjaman modal usaha, segala usaha yang dijalani itu bisa tumbuh dan berkembang. Sehingga bisa menjadi masyarakat sejahtera,” ujar dia.

Meno berharap, dengan adanya Modal Kita saat ini, dapat membantu masyarakat dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Dengan tentunya harapan agar Desa Mandiri Lestari hadir di Padang, akan terus menjadi sebuah catatan, agar keberhasilan desa-desa lainnya itu, bisa turut membuat desa di Padang ini turut membaik pula.

Lihat juga...