Pelaku Usaha “Homestay” di Pariaman Diharap Terapkan Prokes

Editor: Makmun Hidayat

PARIAMAN — Puluhan pelaku usaha homestay di Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengikuti pelatihan terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pada kondisi pandemi Covid-19. Di daerah wisata Tabuik ini, sudah terkenal dengan homestay yang ramai tamu di momen liburan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Alfian mengatakan, berada di kawasan tempat wisata membuat banyak masyarakat yang menyediakan tempat penginapan atau homestay, sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di usaha penginapan.

Ia menyebutkan mengingat pelaku usaha homestay di Pariaman tumbuh dengan baik, maka perlu diberi pemahaman terkait protokol kesehatan, agar homestay tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19 di Pariaman. Bila hal itu terjadi, maka perekonomian usaha homestay berkemungkinan bisa jadi terganggu.

“Selain memberikan sosialisasi terkait penerapan protokol Covid-19. Pelaku usaha homestay juga diberikan pelatihan terkait tata cara pengelolaan homestay. Jadi kita berharap hal ini turut memberikan dampak yang baik bagi perekonomian pelaku usaha itu,” katanya, Selasa (25/8/2020).

Melihat geliat usaha homestay itu, Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, menyebutkan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini berbagai jenis usaha perlu untuk diberi pemahaman terkait protokol kesehatan. Sebab, pemerintah juga ingin ekonomi masyarakat tetap tumbuh, asalkan mengedepankan protokol Covid-19.

Di sisi lain, dengan diberinya pelatihan kepada pelaku usaha homestay tersebut, secara tidak langsung dapat memberikan pemahaman pentingnya manajemen dan pelayanan di sebuah homestay.

“Kita tentunya berharap usaha-usaha dari masyarakat Pariaman ini terus membaik setelah sekian bulan harus di rumah saja karena adanya Covid-19. Apalagi saat ini pada masa kehidupan baru di era pandemi cCvid-19,” ujar Mardison Mahyuddin.

Dikatakannya bahwa Pemerintah Kota Pariaman hingga saat ini selalu mendukung para pengusaha lokal untuk mendirikan homestay. Pendirian homestay di Kota Pariaman juga bisa meningkatkan perekonomian warga, sehingga efektivitasnya dapat menanggulangi kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Ia mengaku sangat senang adanya pertumbuhan usaha homestay itu, karena turut mendukung kemajuan pariwisata. Mardison berharap agar para pelaku usaha homestay untuk terus meningkatkan kebersamaan dan kerja sama di antara sesama pengusaha.

Hal ini diharapkan supaya bisa bersinergi dalam berinovasi dan berkreasi memajukan bisnis penginapan rumahan ini di Kota Pariaman. Semuanya itu tidak terlepas dari adanya keinginan bersama untuk memajukan perekonomian khususnya pelaku usaha homestay.

Lihat juga...