Pemkab Pessel Dorong Masyarakat Desa Kelola Potensi Pariwisata

Editor: Makmun Hidayat

PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mendorong masyarakat di desa untuk menggali serta mengelola potensi wisata yang ada. Hal ini dikarenakan keberadaan objek wisata dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat di pedesaan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Hadi Susilo, mengatakan, dengan adanya objek wisata di suatu tempat, maka ekonomi masyarakat pun akan tumbuh. Mulai dari usaha-usaha masyarakat, hingga menjadikan peluang kerja baru bagi pemuda dan pemudi di pedesaan.

“Upaya seperti itu perlu dilakukan. Karena sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, potensi itu dinilai mampu membuka peluang kerja yang cukup besar di masa datang,” kata dia, Rabu (26/8/2020).

Menurutnya dorongan tersebut harus dilakukan karena daerah Pesisir Selatan yang secara geografis memanjang dari utara hingga ke selatan dengan garis pantai mencapai 264,2 kilometer tersebut, menyimpan potensi besar yang belum tergarap maksimal.

“Potensi itu ada di sektor pariwisata, makanya kepada semua wali nagari diminta untuk menggali dan mengembangkan segala potensi yang ada di wilayahnya masing-masing,” ujar dia.

Disampaikannya bahwa saat ini sebagian besar fokus pengelolaan pariwisata di daerah itu adalah pada potensi kebaharian atau pantai. Padahal potensi yang juga tidak kalah besar juga ada pada kawasan daratan yang memiliki banyak sungai dan berhulu di sepanjang gugusan Bukit Barisan.

“Karena potensi itu, sehingga selain pantai dan laut, kawasan hutan di sepanjang gugusan Bukit Barisan dengan aliran sungainya yang jernih dan memiliki banyak air terjun, musti pula dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” harap Hadi.

Harapan itu disampaikanya, sebab sektor pariwisata memiliki peluang kerja yang sangat menjanjikan. “Dan itu bisa dilakukan di Pesisir Selatan. Makanya kita terus berupaya untuk membenahi berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan, di samping juga peran dan kreatifitas wali nagari sendiri dalam mengembangkan potensi yang ada pada masing-masing nagari,” ungkapnya.

Selain mendorong sejak dari desa melakukan pengelolaan objek wisata, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir juga aktif melakukan pembinaan terhadap masyarakat, terutama yang tergabung dalam kelompok-kelompok sadar wisata.

Langkah itu, juga disambut positif oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. Ia melihat dengan adanya upaya yang demikian, maka kedepannya kegiatan sadar wisata di Pesisir Selatan perlu ditumbuh kembangkan di tengah-tengah masyarakat.

“Hal itu hendaknya dilakukan melalui kegiatan penyuluhan secara intensif sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dunia pariwisata yang berdampak terhadap ekonomi,” pinta dia.

Selanjutnya menurut bupati, dalam masa Pandemi Covid-19, maka semua pihak harus mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19 saat berada di setiap kawasan wisata. Artinya semua komponen yang terlibat sebagai pelaku usaha pariwisata harus saling bekerjasama dalam upaya mencegah penularan wabah virus Covid-19.

Lihat juga...