Pemkot Ambon Beri Subsidi, Tes Cepat Digelar Gratis

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut menggelar rapid test untuk wartawan – Foto Ant 

AMBON – Pemerintah Kota Ambon menyediakan tes cepat gratis bagi masyarakat, yang akan melakukan perjalanan di dalam provinsi Maluku.

“Tes cepat gratis berlaku untuk pelaku perjalanan antarkota dan kabupaten di dalam wilayah Provinsi Maluku,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, di Ambon, Senin (3/8/2020).

Namun demikian, tes cepat gratis tidak berlaku untuk pelaku perjalanan di luar wilayah Maluku. “Masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar wilayah Maluku tetap dikenakan biaya tes cepat Rp150 ribu, dan berlaku bagi yang ber-KTP Ambon,” tambah Richard.

Tes cepat gratis berlaku di 21 puskesmas di Kota Ambon. Kebijakan tersebut untuk memudahkan masyarakat melakukan perjalanan. Puskesmas yang ditunjuk menggelar tes cepat gratis adalah, Puskesmas Latuhalat, Amahusu, Air Salobar, Benteng, Urimessing, Waihaong, CH. M. Tiahahu, Belakang Soya, Kayu Putih, Rijali, Karang Panjang.

Kemudian Puskesmas Waihoka, Air Besar, Hative Kecil, Halong, Lateri, Passo, Hutumuri, Nania, Poka Rumah Tiga dan Puskesmas Tawiri. Sedangkan tes cepat bagi pelaku perjalanan di luar wilayah Maluku, disediakan di enam fasilitas kesehatan di antaranya RS Sumber Hidup, RS Al Fatah dan RS Siloam.

Tes cepat gratis diberikan karena pengalaman masyarakat yang melakukan perjalanan antar kabupaten kota di Maluku, banyak yang tidak mengurus surat keterangan sehat dari puskesmas. “Kenyataan yang terjadi di lapangan masyarakat salah menggunakan surat keterangan sehat dari puskesmas, yang hanya berlaku untuk wilayah pulau Ambon, tetapi digunakan untuk menyeberang antarpulau,” tandasnya.

Pemkot Ambon berharap, masyarakat dapat mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah, guna mempercepat pemutusan penyebaran COVID-19. “Dengan kebijakan ini diharapkan masyarakat dapat mematuhi aturan pemerintah,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...