Penanaman Refugia Dapat Kendalikan Serangan Hama Padi

Editor: Makmun Hidayat

PESISIR SELATAN — Tanaman hias yang dikenal dengan Refugia dinilai dapat menjadi salah satu cara pengendalian hama tanaman padi. Cara ini telah diuji coba di Vietnam dan buktinya tanaman padi petani setempat terhindari dari serangan hama.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Nuzirwan, mengatakan, teknik Refugia lebih tergolong ekonomis dan juga tentu lebih ramah lingkungan dan kesehatan, karena dengan menggunakan teknik itu, petani tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang justru merugikan kesehatan.

“Refugia ini merupakan jenis tumbuhan yang dapat menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan atau sumber daya yang lain bagi musuh alami seperti predator dan parasitoid. Kini hal inilah yang tengah kita sosialisasi kepada para petani,” katanya saat dihubungi Cendana News, Rabu (12/8/2020).

Ia menyebutkan Refugia bisa merupakan tanaman bunga-bunga yang ada di galangan atau pinggir sawah. Tanaman hias itulah yang akan menarik serangga, lalu menjadi tempat hidup dan berlindung musuh alami hama tanaman padi (wereng dan penggerek batang).

Kepala Dinas Tanam Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Nuzirwan, belum lama ini. -Foto: Dokumen

Bahkan saat menyerang OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) pun lebih gesit dibanding tidak ada Refugia, karena musuh alami hanya mengkonsumsi pakan dari pinggir sawah. Kata dia, musuh alami tersebut menjadi sahabat petani dalam menyerang hama penyakit.

“Bagaimana memilih tanaman untuk Refugia? Banyak alternatifnya, tetapi lebih baik adalah tanaman yang berbunga. Refugia tanaman berbunga tidak semuanya dapat digunakan sebagai usaha konservasi musuh alami, terkadang mendatangkan serangga hama yang tidak kita kehendaki,” ujarnya.

Menurutnya, tanaman yang berpotensi besar sebagai Refugia adalah tanaman bunga matahari, tanaman kenikir dan tanaman bunga kertas (Zinnia). Ketiga tanaman ini mempunyai bunga yang mencolok dan dan mempunyai warna yang diminati musuh alami.

Tanaman kacang panjang juga ternyata sangat cocok digunakan untuk usaha konservasi musuh alami. Tanaman kacang panjang ini bisa diambil manfaat secara langsung (kacang dan lembayung) dan secara tidak langsung (sebagai Refugia).

Kelebihan bunga kertas, selalu mekar dan bunganya beraneka warna sehingga banyak dikunjungi serangga dari berbagai jenis kupu-kupu, semut, kumbang, laba-laba dan lebah.

“Jadi kelebihan lain tanaman ini mudah ditanam (cepat tumbuh), bibit mudah diperoleh, regenerasi tanaman tergolong cepat dan berkelanjutan,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang petani di Sutera, Pesisir Selatan, Ridho, mengatakan, dulu pernah melakukan hal tersebut, dan memang terbukti mampu untuk menjadi pengendalian hama. Hanya saja, mengingat bunga-bunga itu terlihat tumbuh, ada tangan usil warga yang memetik bunga itu, sehingga lambat laun bunganya mati.

“Ya saya dulu tanpa sengaja menanam tanaman bunga Refugia itu. Kalau sekarang pada mati tanamannya. Rencananya, untuk masa tanam selanjutnya, saya akan kembali mencoba menanam Refugia,” kata dia.

Ridho menyebutkan telah lama tau tentang manfaat bila menanam Refugia di kawasan pinggiran sawah. Tapi banyak petani lain malah tidak percaya dan bahkan seakan menganggap Refugia bukanlah sebuah cara mengendalikan hama padi.

“Namanya petani di desa, terkadang susah percaya dengan hal-hal semacam itu. Saya selaku petani muda, setelah mencobanya baru percaya. Saya berharap petani di sini juga melakukan hal yang sama,” harap dia.

Lihat juga...