Pencarian Korban Tenggelam di Labuan Bajo Masuki Hari Ketiga

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LABUAN BAJO — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Maumere hingga Minggu (30/8/2020) memasuki hari ketiga pencarian korban tenggelam di perairan Labuan Bajo, Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, I Putu Sudayana, SE, MAP saat ditanyai, Minggu (30/8/2020). Foto : Ebed de Rosary

Pos SAR Manggarai Barat pada Tanggal 28 Agustus Pukul 20.00 WITA menerima laporan dari Suhar, Kapten Kapal Labo Home terkait satu orang terjatuh dari perahu sekoci saat naik ke kapal, di Perairan Pulau Lassa Wilayah Taman Nasional Komodo yang berjarak 23,56 mil dari Pelabuhan Labuan Bajo.

“Hingga hari kedua kemarin proses pencarian korban belum membuahkan hasil. Hari ini kita laksanakan pencarian hari ketiga,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B, Maumere, NTT, I Putu Sudayana, SE, MAP, Minggu (30/8/2020).

Putu menyebutkan, unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam proses pencarian korban terdiri dari Rescuer Pos SAR Manggarai Barat 4 orang, Pos AL Labuan Bajo 1 orang, Pol Air Labuan Bajo 3 orang, Babinkamtibmas 1 orang serta BPBD Manggarai Barat 1 orang.

Selain itu sebutnya, turut terlibat putugas Taman Nasional Komodo sebanyak 6 orang serta nelayan dan keluarga korban. Pencarian dilakukan di sekitar lokasi tenggelamnya korban.

“Untuk proses pencarian dikerahkan RIB 500 PK Pos SAR Maumere, speed boat 750 PK Polair Labuan Bajo dan perahu nelayan sebanyak tujuh buah. Pencarian masih di sekitar lokasi Pulau Lassa dan kami juga melakukan kordinasi dengan kapal nelayan dan kapal wisata yang melewati perairan ini,” ungkapnya.

Ia katakan, Tim SAR Gabungan juga telah melaksanakan penyelaman di sekitar lokasi kejadian Sabtu (29/8/2020) namun hingga pukul 18.00 WITA hasilnya masih nihil.

Menurutnya, operasi SAR hari pertama dilaksanakan sampai pukul 23.35 WITA namun korban tenggelam masih belum ditemukan sehingga pencarian tetap berlanjut dengan melibatkan segenap unsur yang ada.

“Kejadian berawal pada tanggal 28 Agustus 2020 Pukul 14.00 WITA, Kapal Labo Home dengan 3 ABK berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pulau Lassa. Pada Pukul 17.30 WITA, salah Satu ABK mengantar Kapten turun ke Kampung Pulau Komodo menggunakan sekoci,” jelasnya.

Putu melanjutkan, pada Pukul 18.00 WITA saat kembali ke kapal, salah satu ABK yang ada di atas Kapal Labo Home mendengar suara orang terjatuh dari sekoci. Ia sebutkan, korban bernama Ari Romanto seorang laki-laki berusia 35 tahun yang berdomisili di Kampung Pulau Komodo Labuan Bajo.

Humas SAR Maumere Iin mengatakan, informasi dari Kasiop, ABK yang diatas sekoci itu jatuh dan ABK lain di atas kapal Labo Home mendengar. Korban sebutnya berasal dari Surabaya dan baru bekerja di Kapal Labo Home.

Lihat juga...