Penginapan di Pamijahan Bogor Tidak Taat Pajak

Anggota Satpol PP saat melakukan sidak ke salah satu penginapan di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat – foto Ant

PAMIJAHAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor Jawa Barat mencatat, banyak penginapan di daerah tersebut yang tidak taat pajak.

Tercatat hanya 3,7 persen penginapan di Pamijahan, Kabupaten Bogor, yang taat membayar pajak. Hal tersebut terungap saat petugas melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) ke beberapa villa, Rabu (26/8/2020). “Dari total 344 villa dan penginapan yang dikomersilkan, hanya sekitar 11 saja yang taat membayar pajak. Artinya hanya 3,7 persen saja yang bayar pajak dari total bangunan villa dan penginapan yang disewakan,” ungkap Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah usai sidak di wilayah Pamijahan, Rabu (26/8/2020).

Permasalahan yang kerap ditemukan di lapangan adalah, pemilik usaha penginapan tidak mengerti perkara perizinan. Sehingga, otomatis tidak membayarkan pajak usaha. Kondisi itu ditemui saat melakukan pemeriksaan ke salah satu penginapan, yang memiliki luas lahan sekitar 12 hektare di Kecamatan Pamijahan. Saat itu, pemilik penginapan mengaku tidak membayar pajak lantaran tidak mengerti masalah pengurusan izin usaha.

Agus menyebut, Satpol PP melakukan pemeriksaan pelaporan pajak masing-masing penginapan saat melakukan sidak, didampingi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pajak Daerah Leuwiliang, Kabupaten Bogor. “Kegiatan ini bertujuan untuk menindaklanjuti laporan dari UPT Pajak Leuwiliang perihal minimnya pendapatan pajak daerah untuk wilayah Kecamatan Pamijahan,” paparnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah memberi sanksi teguran, sekaligus imbauan kepada pemilik maupun pengelola penginapan, agar taat membayar pajak. Agus menegaskan, siap memberi sanksi penyegelan, jika para pemilik penginapan tidak segera membayarkan pajak. “Saya harap, semua villa yang berada di wilayah ini untuk taat membayar pajak, atau Perda nomor 4 tahun 2015 yang akan kami tegakan, berupa penyegelan dan penutupan tempat wisata,” tuturnya. (Ant)

Lihat juga...