Sebanyak 62.635 Pemilih di Kebumen Dinyatakan TMS

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen, Yulianto di Kebumen, Minggu (30/8/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

KEBUMEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen sudah selesai melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Hasilnya, sebanyak 62.635 pemilih dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Ketua KPU Kebumen, Yulianto mengatakan, pemilih yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, sebagian karena sudah pindah alamat keluar Kabupaten Kebumen dan sebagian sudah meninggal dunia.

“Data tersebut masih sementara, ada kemungkinan bertambah lagi jumlah TMS, karena sampai sekarang masih dilakukan rekapitulasi data pemilih oleh petugas,” jelasnya, Minggu (30/8/2020).

Selain pemiih yang dinyatakan TMS, KPU juga menemukan ada tambahan 16.347 pemilih pemula. Komisioner KPU Divisi Data dan Informasi Dzakiatul Banat mengatakan, dari beberapa pemilih pemula yang ditemukan petugas, sebagian belum melakukan rekam data Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-El). Karenanya, KPU akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kebumen agar bisa memfasilitasi perkekaman data KTP-El.

“KPU mempunyai kewajiban untuk memastikan para pemilih pemula bisa mendapatkan hak pilihnya dalam Pilkada Kebumen 2021 mendatang. Sehingga kita dorong Disdukcapil untuk jemput bola melakukan perekaman data,” katanya.

Setelah tahapan coklit selesai, lanjutnya, proses selanjutnya adalah rekapitulasi Data Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) secara berjenjang dari PPS. Sesuai dengan Peraturan Komis Pemulihan Umum (PKPU) Nomor 5 tahun 2020, jadwal rekapitulasi DPHP dilakukan mulai hari ini, tanggal 30 Agustus hingga 1 September mendatang.

Untuk rekapitulasi di tingkat PPK dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 4 September mendatang, sekaligus juga penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Untuk masyarakat yang belum masuk dalam daftar pemilih, diminta untuk pro aktif menghubungi PPS setempat.

“Untuk masyarakat yang belum dicoklit, segera menghubungi PPS di desanya, sebab setelah itu rekapitulasi akan diujipublikkan sebelum ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT),” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua KPU Kebumen yang meminta masyarakat pro aktif selama coklit, sebab proses tersebut sebagai penentu hak pilih.

“Kita sudah memastikan dan menjamin proses coklit berjalan aman dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga kita berharap masyarakat mau meluangkan waktu sebentar untuk memastikan ia sudah dicolkit,” tegasnya.

Sementara itu, dari data KPU Kebumen, untuk tahapan pencalonan Pilkada Kebumen, pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati sudah dibuka mulai tanggal 28 Agustus kemarin dan akan berlangsung hingga tanggal 3 September mendatang. Dan untuk verifikasi syarat pencalonan dilaksanakan tanggal 4-6 September.

Lihat juga...