Sektor Transportasi Diharuskan Terapkan Protokol Kesehatan

JAKARTA  – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengingatkan bahwa menjalankan protokol kesehatan saat pandemi COVID-19 menjadi keharusan bagi seluruh pemangku kepentingan transportasi darat, laut, dan udara agar sektor tersebut tidak terpuruk kembali yang pada akhirnya bisa memukul perekonomian nasional.

“Sektor transportasi kami akui memang sangat terpuruk di saat awal-awal pandemi di Indonesia dan ini juga berimbas dengan sektor lain seperti logistik dan pariwisata,” kata Menhub Budi Karya saat membuka Webinar Nasional: Adaptasi Kebiasaan Baru Bertransportasi Menuju Indonesia Baru yang diadakan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) di Jakarta, Selasa.

Dikatakan Menhub, pembatasan penumpang domestik dan internasional karena ketakutan terhadap penyakit mematikan itu telah diakui membuat sektor transportasi alami kondisi sangat parah, hingga alami penurunan penumpang 50 persen dan bahkan ada sejumlah perusahaan yang terancam dan sudah bangkrut.

Di Indonesia dan dunia, kata Menhub, sektor transportasi udara misalnya menghadapi keterpurukan pada triwulan pertama 2020, meskipun secara perlahan mulai bergerak memasuki triwulan III 2020.

Akibat terpuruk, kata Budi Karya, sejumlah maskapai penerbangan domestik maupun lokal diketahui ada yang alami kesulitan finansial bahkan ada beberapa di antaranya yang terancam bangkrut.

“Saya ambil contoh Virgin Australia. Lufthansa, KLM, Air France, Thai Airways juga tidak luput dari kondisi keuangan yang sulit sehingga mengurangi bahkan menghentikan sementara operasionalnya,” kata Budi Karya.

Terpuruknya sektor transportasi diikuti pula dengan terpuruknya sektor logistik, mengingat keberlangsungan sektor logistik sangat bergantung pada sektor transportasi.

Khusus di Indonesia, Menhub mengatakan, secara perlahan sektor transportasi secara perlahan mulai bergerak kembali dengan menerapkan protokol kesehatan agar pandemi COVID-19 tidak makin meluas.

“Untuk itu saya tidak akan bosan-bosannya berharap semua pemangku kepentingan sektor transportasi agar tak henti-hentinya memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan, agar sektor transportasi tidak lagi alami keterpurukan,” kata Menhub.

Kebangkitan secara perlahan sektor transportasi diikuti pula dengan mulai dibukanya sejumlah daerah wisata yang selama ini di-“lockdown” karena mulai dibukanya rute penerbangan.

Menhub mencontohkan, Bali pada 31 Juli mulai menerima kedatangan wisatawan domestik yang menggunakan pesawat terbang, sekalipun secara umum belum terlalu terlihat ramai seperti kondisi normal.

Budi Karya optimistis sektor transportasi akan terus membaik kondisinya dengan dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan menjalankan protokol kesehatan seperti yang disarankan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID‑19. (Ant)

Lihat juga...