Sembilan Nakes di Banyumas Positif Covid-19

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto di Purwokerto, Jumat (14/8/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Sebanyak 9 tenaga kesehatan di Kabupaten Banyumas terkonfirmasi positif Covid-19. Tenaga kesehatan tersebut bekerja pada empat puskesmas, sehingga pelayanan terpaksa dialihkan untuk sementara waktu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, empat puskesmas yang ditutup sementara waktu dan pelayanan dialihkan ke puskesmas lain yaitu Puskesmas Somagede, Puskesmas Jatilawang, Puskesmas Wangon 1 dan Puskesmas Cilongok 1.

“Pelayanan pada empat puskesmas tersebut bukan ditutup, tetapi dialihkan untuk sementara waktu, sambil menunggu hasil swab test para pegawai di empat puskesmas tersebut,” terangnya, Jumat (14/8/2020).

Sembilan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif yaitu dari Puskesmas Somagede  empat orang, Puskesmas Cilongok 1 tiga orang dan Puskesmas Jatilawang serta Puskesmas Wangon 1, masing-masing satu orang.

Sadiyanto memastikan, pelayanan kesehatan untuk masyarakat sekitar pada empat puskesmas tersebut tetap dilaksanakan, hanya lokasinya yang dipindahkan. Mengingat puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, sehingga pelayanan harus tetap berjalan.

Kasus tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas bukanlah yang pertama terjadi. Sebelumnya ada delapan tenaga kesehatan yang juga dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan swab test massal pada awal bulan Juli lalu, yaitu tiga orang dokter dan lima orang perawat. Saat ini delapan nakes tersebut sudah dinyatakan sembuh. Sebelumnya juga ada 11 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif.

Dengan adanya penambahan 9 kasus positif Covid-19 di kalangan tenaga kesehatan Kabupaten Banyumas ini, maka total jumlah nakes yang terkonfirmasi positif menjadi 28 orang.

Bupati Banyumas, Achmad Husein membenarkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 pada tenaga kesehatan. Ia menegaskan, penerapan protokol kesehatan harus dilakukan oleh semua kalangan, termasuk para tenaga kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran.

“Penerapan protokol kesehatan mutlak harus dilakukan, mulai dari penggunaan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan untuk para tenaga medis dalam menjalankan tugas harus dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang standar,” tuturnya.

Sementara itu, dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas sampai hari ini total terdapat 239 kasus positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 orang masih menjalani perawatan, termasuk 9 tenaga kesehatan tersebut. Untuk kasus positif Covid-19 yang sembuh juga mengalami kenaikan menjadi total 185 orang dan yang meninggal 6 orang.

Lihat juga...