Tak Pakai Masker, Warga Kediri Disanksi

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar di Mapolresta Kediri, Jawa Timur, Senin (24/8/2020) saat menghadiri acara pencanangan pelaksanaan Inpres No.6/2020, tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan COVID-19 – Foto Ant

KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menerapkan pemberian sanksi, kepada warga yang ketahuan tidak mengenakan masker selama masa Pandemi COVID-19.

Sanksi tersebut diatur dalam Perwali No.32/2020, yang merupakan tindak lanjut dari Inpres No.6/2020, tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan COVID-19. “Kalau penalti ada, dendanya lebih ke sosial. Umpamanya denda tidak memakai masker, sanksinya menyumbang masker,” kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Senin (24/8/2020) malam.

Wali Kota berharap, warganya untuk selalu disiplin mengenakan masker, demi mencegah penyebaran COVID-19. Menggunakan masker bagian dari menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini. “Harapan kami memang diperintahkan untuk tegakkan disiplin. Intinya disiplin menggunakan masker, jaga protokol kesehatan,” tandasnya.

Ia mengakui, masih banyak warga yang belum disiplin mengenakan masker. Jika ditemukan hal demikian, petugas akan memberikan teguran. Untuk saat ini, Pemkot Kediri dengan pihak terkait masih melakukan sosialisasi terkait aturan tersebut.

Namun demikian nantinya, setelah sosialisasi akan diberikan sanksi. Jika bentuknya berupa uang, akan dibayarkan ke kas daerah. Saat ini, di Kota Kediri sudah berada di zona kuning. Pemkot Kediri juga tidak melarang berbagai kegiatan masyarakat seperti pernikahan.

Namun, hanya membatasi jumlah tamu undangan. “Kami tidak melarang, cuma membatasi. Jadi, kegiatan di Kediri tidak dilarang tapi dibatasi. Pernikahan dibatasi 200 orang, dan di tempat terbuka. Sudah mulai banyak bisnis di bidang pernikahan misalnya soal makan, memakai nasi kotak, yang datang juga diatur berkala, tidak langsung 200 tapi dibagi jam kedatangannya,” kata dia.

Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indrayana mengatakan, polisi memang siap mendukung program dari Pemkot Kediri. Kebijakan tersebut juga didukung jajaran Kodim 0809 Kediri, hingga Satpol PP Pemkot Kediri.

Kapolresta mengatakan, sosialisasi tentang peraturan sudah mulai dilakukan sejak Senin (24/8/2020), hingga satu bulan ke depan. Nantinya, polisi ikut mengevaluasi dampaknya termasuk dalam jal pemberian sanksi. “Meskipun sanksi sosial, denda administrasi juga harus melihat kultur masyarakat setempat, ekonomi juga jadi pertimbangan. Semua baik TNI, polri, ASN, sipil juga harus ikut aturan ini,” kata Kapolresta.

Wali Kota Kediri menghadiri acara pencanangan pelaksanaan Inpres No.6/2020, tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan COVID-19 di Mapolresta Kediri, Senin (24/8/2020). Selain Wali Kota, juga hadir Kapolresta Kediri, Dandim 0809 Kediri. Acara disertai dengan penyerahan hadiah lomba foto yang digelar oleh Polresta Kediri. (Ant)

Lihat juga...