Terapkan Prokes, 104 Masjid di Padang Disiapkan Wastafel

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PADANG — Pemerintah Kota Padang bersama Baznas Kota Padang, Sumatera Barat, membagikan alat cuci tangan bagi ratusan masjid di daerahnya. Hal ini dilakukan untuk menerapkan protokol kesehatan di masjid, sebagai upaya antisipasi penyebaran virus Covid-19.

Kepala Pelaksana Baznas Kota Padang Sintaro Abe/Foto: dokumen Sintaro

Kepala Pelaksana Baznas Kota Padang Sintaro Abe, mengatakan, rumah ibadah yakni masjid menjadi perhatian Pemerintah Kota Padang pada saat pandemi ini, agar tidak menjadi tempat penyebaran Covid-19. Sehingga mencuci tangan dengan sabun merupakan protokol kesehatan yang harus dilakukan.

“Dengan bersihnya tangan akan mencegah penyebaran virus tersebut. Kita pun membagikan wastafel atau tempat cuci tangan kepada untuk satu masjid satu kelurahan. Semua kita serahkan mulai Senin (31/8/2020) besok,” kata dia, Minggu (30/8/2020).

Ia menjelaskan, pemberian alat cuci tangan ini merupakan program Padang Peduli dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebanyak 104 alat cuci tangan disebarkan di satu masjid per kelurahan yang ada di Kota Padang.

Untuk pengerjaannya, Baznas Padang menggandeng Institut Teknologi Padang (ITP). Sedangkan untuk penyaluran alat tersebut menggandeng DMI Kota Padang.

“DMI nantinya akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk menyalurkan alat tersebut,” katanya.

Menurut dia harga alat cuci tangan ini senilai Rp900 ribu per unit dan ada 104 unit yang akan dibagikan secara gratis. “Pembuatannya tidak dalam bentuk proyek, tapi kita bekerja sama dengan ITP sehingga biaya produksi bisa menjadi lebih hemat,” jelas Sintaro Abe.

Ia berharap alat tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dalam menjalani kehidupan di normal baru.

“Kita dituntut menerapkan protokol kesehatan mulai mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Kita berharap meski pandemi, aktivitas ibadah tetap berjalan dengan baik sesuai protokol kesehatan,” pungkasnya.

Adanya kepedulian dari Baznas Padang ini, direspon baik oleh masyarakat di Padang. Riko warga Pengambiran mengatakan, dalam kondisi seperti ini ada baiknya menyediakan wastafel itu di setiap masjid, terutama yang berada di kawasan pinggiran jalan raya, dimana banyak orang luar daerah singgah untuk melaksanakan shalat.

“Jika protokol kesehatan ini dijalankan, insya allah akan terhindar dari wabah. Artinya bantuan dari Baznas itu yang akan dimulai besok, saya rasa sangat bagus. Memang sudah seharusnya menerapkan cuci tangan itu, meskipun kita sudah berwudhu,” ungkapnya.

Menurutnya, agar alat cuci tangan itu benar-benar dimanfaatkan dengan baik, ada baiknya pemerintah melakukan sosialisasi terlebih dahulu, sehingga masyarakat atau jemaah nantinya tidak menyepelekan protokol kesehatan tersebut. Seperti halnya wastafel yang disediakan itu, juga ada baiknya menjadi hal yang harus dilakukan sebelum masuk ke masjid.

“Kita di masjid tentunya melakukan imbauan, namun hal itu saya rasa masih lemah. Harapannya ada dorongan dari pemerintah juga, atau semacam pengawasan begitu,” ujar dia.

Lihat juga...