Tidak Mau Renegosiasi Kontrak, Mario Gomez Tinggalkan Arema FC

Pelatih Arema FC, Mario Gomez (kiri) dan pesepakbola Arema FC, Hendro Siswanto (kanan), memberi keterangan pada wartawan dalam Konfrensi Pers kompetisi sepak bola pra musim Piala Gubernur Jatim Grup B di Malang, Jawa Timur, Senin (10/2/2020) – foto Ant

MALANG – Pelatih sepak bola asal Argentina, Mario Gomez, yang mengarsiteki Singo Edan atau Arema FC, menyatakan mundur dari posisi pelatih tim kebanggaan warga Malang Raya tersebut.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan, kurang lebih dua pekan lalu, Mario Gomez menghubungi dirinya melalui sambungan telepon, dan mengucapkan terima kasih kepada Manajemen Arema FC. “Intinya, Gomez menyampaikan bahwa dia berterima kasih, dan menyatakan tidak bisa lanjut dengan situasi yang ada saat ini,” kata Ruddy, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (3/8/2020).

Ruddy menyebut, situasi yang dimaksud oleh pelatih kelahiran tahun 1957 adalah, kebijakan renegosiasi kontrak di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19. Gomez dan Manajemen Arema FC, tidak menemukan kata sepakat, terkait kebijakan renegosiasi kontrak. “Situasi yang dimaksud adalah terkait kebijakan renegosiasi berdasar surat PSSI SKEP 48 dan 53,” kata Ruddy.

Renegosiasi kontrak bagi pemain dan pelatih Arema FC, dilandasi surat keputusan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nomor SKEP/53/VI/2020, tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa.

Dalam surat keputusan yang terbit pada 27 Juni 2020 tersebut, pada poin ketiga, PSSI menyebut, renegosiasi kontrak berada pada kisaran 50 persen bagi setiap klub Liga 1 Indonesia. Gomez terlihat akan mengundurkan diri dari tim yang akan berulang tahun ke-33 pada 11 Agustus tersebut, pada Jumat 31 Juli 2020. Saat itu Gomez, keluar dari grup percakapan Whatsapp pelatih Arema FC. “Gomez juga sudah keluar dari grup Whatshap pelatih. Jadi saya sampaikan kepada asisten, bahwa mungkin latihan perdana tanpa pelatih kepala,” kata Ruddy.

Dengan keluarnya Gomez, Singo Edan juga terancam kehilangan pelatih fisik, Marcos Gonzales, serta striker asal Argentina Jonathan Bauman. Mereka berada di dalam naungan agen yang sama dengan Gomez.

Rudy menyebut, pekan lalu pelatih fisik, Marcos Gonzales, juga sudah menyerahkan kunci rumah kepada sekretaris tim Arema FC. Sementara untuk pemain Argentina lainnya, Elias Alderete, masih menunggu konfirmasi dengan agen pemain tersebut. “Jadi mungkin yang lepas tiga tersebut (Gomez, Marcos dan Baumann). Kalau untuk Elias masih menunggu komunikasi dengan agennya,” tandas Ruddy.

Sebelum melatih Arema FC, di Indonesia Gomez sempat melatih Persib Bandung pada musim kompetisi 2017-2018, kemudian melatih Borneo FC pada 2019, dan kemudian bergabung dengan tim Singo Edan. (Ant)

Lihat juga...