Tiga Kecamatan di Pamekasan Masuk Zona Kuning

Data sebaran COVID-19 di Kabupaten Pamekasan per tanggal 12 Agustus 2020  - foto Ant

PAMEKASAN – Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur menyebut, tiga kecamatan di daerah tersebut masuk kategori kuning atau berisiko rendah dalam penyebaran virus corona.

Salah satu tolok ukurnya, jumlah pasien sembuh di daerah itu terus bertambah. “Ketiga kecamatan ini masing-masing Kecamatan Tlanakan, Pademawu dan Kecamatan Waru,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Pamekasan, Sigit Priyono, Rabu (12/8/2020) malam.

Sementara untuk sepuluh kecamatan lainnya, Kecamatan Pamekasan, Proppo, Palengaan, Larangan, Kadur, Pegantenan, Pakong, Batumarmar, lalu Kecamatan Pasean dan Kecamatan Galis berstatus orange, atau berisiko sedang. “Kalau zona merah sudah tidak ada lagi di Pamekasan ini, karena angka pasien positif COVID-19 yang sembuh tergolong tinggi, dan warga yang positif cenderung menurun,” tandas Sigit.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pamekasan, hingga 12 Agustus 2020, jumlah pasien positif COVID-19 di Pamekasan yang sembuh mencapai 205 orang. Sementara total pasien positif sebanyak 255 orang.

Saat ini, pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Pamekasan ada 23 orang. Dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 27 orang. Sementara jumlah total warga Pamekasan yang suspect COVID-19 terdata sebanyak 792 orang, dengan perincian dalam pengawasan 60 orang, selesai pengawasan 689 orang dan yang meninggal dunia 43 orang.

Meski Pamekasan tidak lagi berstatus zona merah, upaya mencegah penyebaran COVID-19 terus gencar dilakukan. Kegiatannya dengan menggelar operasi gabungan antara TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Pamekasan. Tim juga melakukan pemantauan secara ketat, berbagai jenis kegiatan yang digelar warga, agar menerapkan protokol kesehatan. (Ant)

Lihat juga...