Usaha Rendang Minangkabau Diharapkan Mampu Tandingi Pizza

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Usaha rendang Minangkabau memang telah dikenal dunia, tapi rendang itu belum banyak dijual di berbagai negara di belahan dunia ini. Hal ini menjadi impian para pengusaha rendang di Sumatera Barat, agar bisa memiliki toko rendang di berbagai negara, bagaikan usaha Pizza dan KFC.

Ilustrasi – Kuliner rendang ala Sumatera Barat – Dok: CDN

Ketua Koperasi Wanita Ikaboga, Ida Nursanti, mengatakan, saat ini di Ikaboga rasa rendang yang ada tidak hanya daging, tapi juga ikan tuna. Sejauh ini yang berhasil diekspor ke luar negeri itu hanyalah rendang daging.

Padahal masih banyak rasa rendang lainnya yang lahir di Sumatera Barat ini. Ikaboga berharap, banyak pihak dapat memberikan tempat untuk memasarkan produk rendang tersebut.

“Di Ikaboga ada tempat yang kita sediakan bagi orang yang hendak membeli rendang. Cuma itu sifatnya menunggu, tapi alangkah lebih baiknya ada tempat diberi kesempatan untuk mendirikan semacam lapak atau stan. Dengan demikian, semua orang bisa mengenal rendang di Ikaboga,” ujar dia, Selasa (11/8/2020).

Dari berbagai varian rendang yang tersedia di Ikaboga, tersimpan harapan ingin membuat usaha rendang Minangkabau itu bisa tersedia di berbagai negara, layaknya usaha-usaha makanan kelas dunia lainnya, yang memiliki cabang usaha di berbagai kota besar di seluruh negara.

 

Ia mengaku bahwa impian itu butuh usaha dan dukungan banyak pihak. Karena bila melihat pada penjualan randang Ikaboga yang di toko saat ini, sifatnya masih menunggu pengunjung datang, sehingga terlihat penjualannya pun agak melambat.

“Akhir-akhir ini saja pesanan dalam sebulan tidak cukup dari sepuluh kilogram. Makanya saya berpikir perlu ada toko penjualan di berbagai kota-kota, seperti hanya Pizza dan KFC,” sebut dia.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, mengatakan, rendang sangat bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Minang, bagi pelaku UMKM kuliner dan lainnya baik di dalam dan luar Indonesia.

Untuk diketahui bahwa rendang sudah mendunia  versi CNN sudah dua kali dalam waktu yang berbeda. Pada tahun 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan yang menduduki peringkat pertama daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN International.

Dikatakannya bahwa pada tahun 2018, rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima hidangan nasional Indonesia. di negara-negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina dan Thailand.

“Di Minangkabau, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau, teknik memasak serta pilihan dan penggunaan bumbu rendang berbeda-beda menurut daerah,” ujar dia.

Jadi rendang suatu anugerah yang merupakan keberuntungan bagi masyarakat Minang karena masakan nenek moyang diterima oleh dunia, bahkan dikenal sebagai masakan terlezat.

Gubernur menyebutkan hal ini merupakan anugerah Tuhan kepada masyarakat Minang telah diberikan suatu makanan turun-temurun dari nenek moyang yang luar biasa.

“Karena ini adalah langsung sebagai turunan dari masyarakat Minang. Oleh karena itu perlu dijaga, dipelihara dan mempromosikan agar dapat meningkatkan peran rendang bernilai sosial, adat budaya, dan juga menjadikan bisnis ekonomi bagi pelaku UMKM untuk kepentingan ke depan,” jelasnya.

Sehingga rendang sebagai objek bisnis ekonomi yang diperjualbelikan betul-betul dikelola secara profesional dan baik.

“Kita berharap usaha rendang ini bisa berkembang dan menjadi usaha yang ada di berbagai kota,” sebutnya.

Lihat juga...