Viral, Jembatan Mendu Banyak Dikunjungi Diakhir Pekan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Jembatan gantung Mendu, terbuat dari bahan bambu di perbatasan antara Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sekarang banyak dikunjungi warga dari kedua daerah. 

Keberadaan Jembatan Mendu tersebut, memiliki nilai sejarah tersendiri sebagai jalur penghubung sebelum adanya jalur alternatif jalan menuju wilayah Cibubur. Jembatan Mendu jalur alternatif melintasi Sungai Cikeas.

Banyak diunggah di media sosial membuat banyak yang penasaran, karena jembatan tersebut saat ini diakui tengah viral.  Jembatan Mendu letaknya berbatasan langsung antara Kelurahan Jatirangga, Jatisampurna Kota Bekasi dengan Desa Nagrak, Gunungputri, Bogor.

“Penasaran saja, lagi viral kebetulan tadi dari tempat keluarga dari wilayah Bogor, bawa besek, ternyata di sini teduh dan enak makan bersama,” ungkap Yuli, warga Kecapi Kota Bekasi, kepada Cendana News, Minggu (2/8/2020).

Yuli, pengunjung dari Kecapi Bekasi, mengaku penasaran dengan Jembatan Mendu yang saat ini viral di media sosial, Minggu (2/8/2020). -Foto: M. Amin

Menurutnya Jembatan Mendu, masih alami di sekitarnya ditumbuhi banyak pohon bambu bahkan masih ada beberapa pohon aren. Suasananya cukup mengesankan, dan enak untuk menenangkan diri di tengah hiruk-pikuknya perkotaan.

Jembatan Mendu, memiliki kisah tersendiri. Keberadaannya dulu merupakan jalan alternatif penghubung Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor antara Jatirangga dengan Desa Nagrak, Gunungputri Bogor.

Chandra mengatakan saat ini menjadi jalur strategis, indah dan nyaman untuk tempat beristirahat pecinta sepeda atau gowes mania. Karena lokasinya saat ini ada kawasan elit tengah dibangun dikenal sebagai Citra Grand.

Nama Jembatan Mendu diambil dari nama pendirinya yaitu Mendu bin Baiman. Keberadaannya terus dijaga, dan diperkirakan sudah berumur seratus tahunan. Dan sekarang, di sebelahnya sudah berdiri jembatan gantung baja.

Saat ini di sekitar jembatan ada rumah dan beberapa warung, tempat nongkrong, kopi dan makanan ringan lainnya.

“Sekarang kalo akhir pekan seperti Sabtu-Minggu Jembatan Mendu ramai dikunjungi warga dari berbagai tempat Kota Bekasi dan Bogor,” ungkap ibu warung yang berjualan di sekitar lokasi Jembatan Mendu.

Menurutnya budaya adalah salah satu sejarah yang harus dilestarikan dan dijaga. Suasana di jembatan ini masih alami dan sejuk, makanya tidak heran banyak pengunjung yang datang dari luar daerah.

Mereka hanya untuk sekadar berswafoto, jalan santai, lari pagi, gowes sepeda, dan membuat video/foto untuk dijadikan kenangan tersendiri atau dipublikasikan ke khalayak umum.  “Di sekitar jembatan ada bangku-bangku untuk bersantai di bawah rindangan pohon,” ujarnya.

Lihat juga...