Warga Kepuharjo Sulap Tanah Terbengkalai Jadi ‘Sport Center’

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Sebagai upaya memfasilitasi minat masyarakat dalam berolahraga, warga Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman mengubah lahan kas desa terbengkalai menjadi kawasan Sport Center berstandar internasional. 

Dimulai sejak tahun 2017 lalu, pembangunan Sport Center Kepuharjo ini akhirnya selesai dibangun pada Agustus 2020 ini. Pengoperasionalan fasilitas ini ditandai dengan launching oleh Bupati Sleman Sri Purnomo, Sabtu (15/8/2020) sore.

Salah seorang tokoh masyarakat Kepuharjo, Heri mengatakan pembangunan Sport Center ini berawal dari keinginan masyarakat yang menginginkan adanya fasilitas olahraga memadai. Baik itu lapangan bola, lapangan voli, futsal hingga jogging track.

“Karang Taruna lalu mengajukan proposal program pembangunan pada tahun 2017 lalu. Hingga akhirnya disambut baik oleh pemangku kepentingan termasuk Pemerintah Desa Kepuharjo hingga akhirnya bisa terwujud,” ujar mantan kepala desa Kepuharjo ini.

Inisiator Sport Center Kepuharjo, Ghani Sadat, di lokasi peresmian Sport Center, Sabtu (15/8/2020). -Foto: Jatmika H Kusmargana

Sementara itu inisiator Sport Center Kepuharjo, Ghani Sadat, menyebut Sport Center ini dibangun dengan menggunakan 3 sumber pendanaan. Yakni Dana Desa senilai Rp178 juta, dana Bantuan Keuangan Khusus senilai Rp280 juta serta dana CSR Koperasi Petruk senilai Rp420 juta. Total dana yang dikeluarkan mencapai Rp878juta.

“Sport Center ini dibangun di lahan seluas 70×70 meter. meliputi lapangan bola mini soccer seluas 60×40 meter, lapangan futsal seluas 25×38 meter, lapangan voli hingga jogging track dengan lebar 2 meter sepanjang 70×70 meter,” katanya.

Tak seperti lapangan biasanya, lapangan di Sport Center Kepuharjo ini menggunakan rumput berkualitas internasional, berjenis Bermuda Grass asal Jerman yang diambil dari kawasan Merapi Golf. Dikelola oleh Karang Taruna, Sport Center ini juga akan dilengkapi sejumlah fasilitas baik itu kantor, ruang ganti, hingga cafe.

“Nantinya Sport Center ini akan kita sewakan untuk masyarakat. Hasilnya akan kita kembalikan ke masyarakat untuk pembinaan usia dini. Semoga adanya Sports Center di Kepuharjo ini bisa menginspirasi desa lainnya untuk membangun sarana olahraga serupa di desa masing-masing. Minimal di setiap kecamatan,” katanya.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, di lokasi peresmian Sport Center, Sabtu (15/8/2020). -Foto: Jatmika H Kusmargana

Bupati Sleman Sri Purnomo mengaku mengapresiasi pembangunan Sport Center Kepuharjo ini. Menurutnya lapangan di Sport Center ini cukup representatif serta memiliki kualitas rumput yang bagus.

“Kalau saya lihat kelasnya sudah seperti lapangan internasional. Dengan adanya fasilitas Sport Center ini semoga ke depan bisa lahir olahragawan-olahragawan handal di kawasan lereng Merapi khususnya di Desa Kepuharjo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sri Purnomo menyebut hingga saat ini pihaknya mencatat ada sebanyak 35 desa di Sleman yang telah mengajukan pembangunan lapangan. Sementara sebanyak 21 diantaranya telah dibantu dana Bantuan Keuangan Khusus.

“Kesadaran masyarakat untuk berolahraga saat ini semakin meningkat, baik itu untuk menjaga kesehatan dan kebugaran atau untuk prestasi. Karena itu Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong pembangunan sarana olahraga di setiap kecamatan,” pungkasnya.

Lihat juga...