Warga Sultra Lebih Berminat Metode KB Suntik

KENDARI  – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan bahwa metode KB suntik paling diminati masyarakat daerah itu yang mengikuti program KB.

“Hingga Juli 2020, capaian peserta KB baru di Sultra sebanyak 38.025 akseptor dan 15.870 akseptor di antaranya menggunakan metode KB suntik,” kata Kepala BKKBN Sultra, Asmar, di Kendari, Jumat.

Dikatakan, metode KB suntik merupakan alat kontrasepsi non-Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sama halnya dengan kondom dan PIL.

Dikatakan, dengan capaian 38.025 akseptor tersebut maka capaian tersebut sudah melebihi setengah dari target peserta KB baru tahun 2020.

“Persentase capaian kita hingga Juli 2020 sudah 51,63 persen dari target 73.654 akseptor,” katanya.

Ia merinci, capaian peserta KB baru tersebut terdiri metode KB suntik sebanyak 15.870 akseptor, metode KB Pil sebanyak 12.928 akseptor, metode KB Implant sebanyak 6.960 akseptor.

“Kemudian metode KB menggunakan kondom sebanyak 1.195 akseptor, MoP 15 akseptor, MOW sebanyak 347 akseptor dan metode IUD sebanyak 710 akseptor. sehingga totalnya 38.025 akseptor,” katanya.

Asmar yakin, dengan semangat kerja seluruh pihak terkait yang ada saat ini terutama para penyuluh KB lapangan, maka target peserta KB baru bisa tercapai hingga akhir tahun.

“Untuk mencapai target tersebut tentunya harus dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas serta harus melakukan-langkah-langkah inovatif dalam melakukan sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat untuk ber-KB,” katanya. (Ant)

Lihat juga...