11 Prabinsa di Sikka Positif Covid-19

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Dari sebanyak 27 personel tamtama remaja Prajurit Pembina Desa (Prabinsa) Kodim 1603/Sikka, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjalani tes swab Senin (14/9/2020), sebanyak 11 orang dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu 16 sampel dari Prabinsa lainnya sedang menjalani pemeriksaan di laboratorium Bio Molekular RS Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang guna memastikan apakah para prajurit ini pun terserang Covid-19.

“Kami mengirimkan 30 sampel swab dimana 27 sampel dari anggota TNI AD Kodim 1603 Sikka dan 3 sampel lainnya dari pelaku perjalanan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus, Selasa (22/9/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus, saat konferensi pers di kantor Dinas Kesehatan, Selasa (22/9/2020). Foto: Ebed de Rosary

Petrus menjelaskan, dari 14 sampel yang sudah diperiksa di laboratorium Biologi Molekular RS Prof Dr. W. Z Johannes Kupang, ada 11 sampel yang dinyatakan positif Covid-19 dan semuanya anggota TNI AD.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka ini mengatakan, 11 anggota TNI yang positif Covid-19 ini langsung menjalani karantina terpusat di rumah dinas Kodim 1603 Sikka yang telah disiapkan.

“Gugus Tugas sudah menyiapkan tempat isolasi di rumah sakit TC Hillers dan beberapa tempat isolasi lainnya, tetapi permintaan dari Dandim 1603 Sikka agar prajurit TNI ini isolasi mandiri di rumah dinas Kodim 1603 Sikka,” terangnya.

Petrus menambahkan, saat ini masih ada 16 sampel yang belum diperiksa dan kemungkinan akan dilakukan pemeriksaan satu dua hari ke depan dan sudah bisa diketahui hasilnya.

“Kita harapkan agar sampel swab yang belum diperiksa ini hasilnya negatif. Setelah beberapa bulan Sikka masuk zona hijau kini kembali lagi ke ona merah, “ ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 1603 Sikka, Letkol Inf.  M. Zulnalendra Utama, SIP kepada wartawan mengatakan, swab test dilakukan setelah 19 Prabinsa Kodim 1602 Ende yang mengikuti pendidikan kemiliteran yang sama dinyatakan positif Covid-19.

Zulnalendra menyebutkan, sebanyak 27 prajurit ini menjalani karantina sejak mereka tiba di Maumere, Minggu (30/8/2020), selama 14 hari dan hanya berinteraksi dalam lingkup Kodim 1603 Sikka. Setiap pagi melakukan kegiatan fisik untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh mereka.

“Para prajurit ini sesuai peraturan yang baru dari Kementerian Kesehatan akan dilakukan karantina lagi selama 10 hari karena mereka merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG),” sebutnya.

Zulnalendra menambahkan, apabila dalam 10 hari tidak kelihatan gejalanya, akan ditambah lagi 3 hari baru setelah itu Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka memutuskan apakah mereka bisa bergabung dengan masyarakat atau ada evaluasi berikutnya.

Lihat juga...