13 Nakes di Rejang Lebong Terpapar Covid-19

Syamsir, Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong -Ant

REJANG LEBONG – Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan jumlah tenaga kesehatan (nakes) di daerah itu yang terpapar Covid-19 saat ini mencapai 13 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Syamsir, mengatakan saat ini jumlah warga di daerah itu yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 74 orang, dari jumlah itu 34 orang dinyatakan sembuh serta 40 orang lainnya masih menjalani pengawasan dan karantina.

“Saat ini ada 13 nakes di Kabupaten Rejang Lebong terkonfirmasi positif Covid-19, terdiri dari enam orang berasal dari Puskesmas, empat dari rumah sakit serta tiga orang dari klinik swasta,” katanya, Selasa (29/9/2020).

Syamsir mengatakan, untuk tenaga kesehatan yang berasal dari Puskesmas, yaitu Puskesmas Curup di Kecamatan Curup dan Puskesmas Kepala Curup di Kecamatan Binduriang, serta tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Curup.

“Ketika ada tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif, yang lainnya harus menjalani karantina dan langsung dilakukan uji usap, ketika hasilnya negatif, boleh langsung masuk kerja,” katanya.

Jika nantinya seluruh tenaga kesehatan yang kontak dengan kasus konfirmasi positif itu hasil uji usapnya negatif, tambah dia, boleh masuk kerja kembali. Namun, jika hasilnya terkonfirmasi positif, masing-masing nakes ini harus menjalani karantina 10-14 hari.

Dikatakan Syamsir, dua Puskesmas di daerah itu yang sebelumnya ditutup karena adanya nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni Puskesmas Curup sudah dibuka kembali, karena nakes yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi positif telah selesai menjalani karantina dan hasil uji usapnya dinyatakan negatif.

“Pelayanan kesehatan di Puskesmas yang ditutup sementara ini dialihkan ke Puskesmas terdekat, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” tuturnya.

Sementara itu, data perkembangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong sampai 29 September 2020, tercatat 74 orang dinyatakan terkonfirmasi positif, dari jumlah itu 34 orang dinyatakan sembuh, empat orang di antaranya berasal dari Kecamatan Binduriang, dan 40 orang lainnya masih menjalani karantina serta pengawasan.

Selanjutnya, pelaku perjalanan dari zona merah sebanyak 13.571 orang, jumlah suspek 118 orang, suspek discarded 106 orang, suspek di isolasi dua orang, dan probable empat orang.

Sedangkan untuk sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 786 sampel, dengan hasil 74 sampel dinyatakan positif dan 712 sampel negatif. (Ant)

Lihat juga...