200.000 Dosis Kandidat Vaksin Covid-19 Disumbangkan ke Wuhan

JAKARTA – China National Biotech Group (CNBG) mendonasikan 200.000 dosis kandidat vaksin Covid-19 kepada para petugas medis dan orang-orang yang berada di garda terdepan penanggulangan wabah corona itu, sedangkan CanSino membuka pendaftaran relawan yang bersedia disuntik vaksin di Ibu Kota Provinsi Hubei tersebut.

Ini bagian dari upaya membantu Wuhan dalam memulihkan perekonomian dan industri kesehatan, demikian CNBG saat memberikan donasi tersebut di Wuhan, Kamis (24/9/2020).

CNBG merupakan perusahaan farmasi, memproduksi dua jenis kandidat vaksin Covid-19 yang kini memasuki tahap ke tiga uji klinis.

Dua kandidat vaksin Covid-19 terbukti memiliki tingkat keamanan dan kemanjuran yang tinggi pada tahap pertama dan ke dua uji klinis, serta mendapat kepercayaan dari otoritas nasional, demikian CEO CNBG Yang Xiaoming dalam acara di Wuhan itu.

Ia mendaku perusahaannya menjadi yang terdepan dalam penelitian dan pengembangan vaksin Covid-19, dengan masuknya tahap akhir uji klinis ke dua vaksinnya iu.

CNBG menyebutkan, uji klinis tahap ke tiga sedang berlangsung di sepuluh negara, termasuk Uni Emirat Arab, Mesir, dan Peru dengan melibatkan 50.000 sukarelawan.

Dua pabrik CNBG di Wuhan dan Beijing telah mendapatkan lisensi, masing-masing memproduksi 300 juta dosis per tahun.

Menurut Yang, pabriknya di Beijing akan meningkatkan kapasitas produksi hingga 600 juta dosis per tahun, sehingga dua pabriknya nanti bisa menghasilkan 1 miliar dosis.

Sementara dua perusahaan vaksin lainnya, CanSino Biologics Inc dan Sinovac Biotech Ltd juga telah melakukan uji klinis tahap ke tiga.

Rekombinasi vaksin Covid-19 yang dikembangkan CanSino bersama tim pimpinan pakar penyakit menular militer China Chen Wei telah menyelesaikan tahap uji klinis pertama dan ke dua di Wuhan pada awal Juni.

Uji klinis tahap ke tiga vaksin tersebut telah dilakukan di tujuh negara, di antaranya Rusia dan Pakistan dengan melibatkan 400.000 sukarelawan.

Rumah Sakit Zhongnan di bawah Wuhan University merekrut relawan berusia di atas 18 tahun untuk disuntik vaksin CanSino, Kamis.

Injeksi vaksin tersebut untuk mengetahui metode inkubasi dan tempat penyuntikan terbaik, misalnya melalui rongga hidung atau melalui otot, demikian RS Zhongnan dikutip media setempat.

Menurut pihak RS, rekrutmen tersebut berlangsung mulai 19 September dan akan berakhir pada 30 September. Namun hingga Kamis pukul 16.00 waktu setempat (15.00 WIB), sudah terdapat 785 orang yang telah mendaftar.

Pihak RS sudah cukup merekrut relawan berusia 18-56 tahun dan sekarang tinggal usia di atas 56 tahun. (Ant)

Lihat juga...