22 Balon Kepala Daerah Ikuti Tes Kesehatan di RSDM Solo

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SOLO – Puluhan bakal calon (balon) kepala daerah di Jawa Tengah, hari ini mengikuti serangkaian tes kesehatan di RSDM Moewardi, Solo, Jawa Tengah. Tes kesehatan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan salah satu tahapan Pilkada yang akan berlangsung Desember 2020 mendatang.

Kabag Hukum dan Humas RSDM Moewardi, Eko Hariyati, mengungkapkan, sedikitnya 22 bakal calon kepala daerah yang menjalani tes kesehatan selama dua hari Selasa-Rabu (8-9/9/2020). Mereka berasal dari 8 daerah di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pilkada serentak.

Kabag Hukum dan Humas RSDM Moewardi Eko Hariyati, dijumpai Selasa (8//9/2020) – Foto: Harun Alrosid

Alasan di RSDM Solo karena KPU Jateng telah menunjuk RSUD dr Moewardi Solo sebagai lokasi tes kesehatan bagi balon kepala daerah tersebut. Disebutkan Eko Hariyati, pasangan yang pertama datang adalah paslon Bajo, yang merupakan calon independen di Pilkada Solo. Selanjutnya disusul paslon Gibran-Teguh yang juga merupakan rival di Pilkada Solo.

“Selain dari Solo, balon Paslon dari Wonogiri, Sukoharjo, Magelang, dan Blora juga telah mengikuti tes kesehatan di RSUD dr. Moewardi,” papar Eko Hariyati saat dikonfirmasi, Selasa (8/9) malam.

Setelah ditunjuk KPU Jawa Tengah, RSUD Moewardi telah melakukan sejumlah persiapan. Diantaranya mempersiapkan ruangan khusus yang digunakan untuk tes kesehatan sekaligus menggunakan protokol kesehatan karena masih dalam pandemi covid 19.

“Kita sudab mempersiapkan diri sesuai standar kesehatan. Misalnya penataan kursi yang juga menerapkan social distancing. Petugas pemeriksaan juga menggunakan baju lengkap termasuk APD dan masker,” urai dia.

Serangkaian tes kesehatan dalam tahap Pilkada ini meliputi cek fisik, pemeriksaan urine untuk narkoba serta psikotes. Sementara untuk tes Covid-19 sudah dilakukan oleh paslon sebelumnya. Syarat sebelum Medical Chek Up (MCU) balon sudah harus membawa hasil swab negatif. Proses tes kesehatan ini berlangsung cukup lama.

Sementara itu, Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, menambahkan, dilakukannya serangkaian tes kesehatan ini untuk memastikan jika balon yang akan bertarung di Pilkada benar-benar sehat. “Pemeriksaan ini untuk memastikan kondisi kesehatan paslon baik jasmani, rohani, dan bebas narkoba,” imbuhnya.

Sembari menjalani tes kesehatan paslon, KPU Solo tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas pendaftaran mereka. Proses verifikasi akan langsung hingga 12 September 2020.

“Hasil verifikasi administrasi dan pemeriksaan kesehatan akan kami sampaikan pada 13-14 September 2020. Para calon bisa melakukan perbaikan dokumen atau berkas pada 14-16 September 2020,” pungkasnya.

Lihat juga...