27 Prabinsa Kodim 1603 Sikka Jalani Tes Swab

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Bertempat di aula Makodim 1603 Sikka, Senin (14/9/2020), 27 personel tamtama remaja Prajurit Pembina Desa (Prabinsa) Kodim 1603/Sikka , Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjalani tes swab.

Dandim 1603 Sikka Letkol Inf.Zulnalendra Utama, SIP saat diwawancaai di aula Makodim Sikka, NTT, Senin (14/9/2020). Foto : Ebed de Rosary

Pengambilan sampel swab ini dilakukan setelah hasil pemeriksaan dan pengambilan sampel Swab personel Prabinsa Kodim 1602/Ende, dimana 19 dinyatakan positif Covid-19 oleh Satgas Covid-19 Propinsi NTT.

“Hari ini kami melaksanakan pengambilan sampel swab terhadap 27 personil Prabinsa Kodim 1603 Sikka,” kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus, Senin (14/9/2020).

Petrus katakan, sampel akan dikirim ke Kupang untuk menjalani pemeriksaan di laboratorium biologi molekular RS Prof Dr.W.Z.Johannes Kupang agar bisa diketahui hasilnya.

“Sampel swab ini akan kami kirim ke Kupang untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium Bio Molekuler RS Prof Dr. W. Z. Johannes Kupang,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 1603 Sikka Letkol Inf. M. Zulnalendra Utama, SIP kepada wartawan mengatakan, swab test ini dilakukan untuk memastikan apakah 37 Prabinsa ini terpapar Covid-19 atau tidak.

Zulnalendra menjelaskan, selama 13 hari, para anggota prajurit ini hanya berinteraksi dalam lingkup Kodim 1603 Sikka, dan setiap pagi menerima kegiatan fisik untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh mereka.

Dia menyebutkan, apabila hasil swabnya positif Covid-19 maka sesuai peraturan yang baru dari Kementerian Kesehatan akan dilakukan karantina lagi selama 10 hari karena mereka merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Apabila dalam 10 hari tidak kelihatan gejalanya, akan ditambah lagi 3 hari lagi karantinanya. Baru setelah itu Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka akan memutuskan apakah mereka bisa bergabung dengan masyarakat atau ada evaluasi berikutnya,” terangnya.

Zulnalendra katakan, 27 personel Prabinsa ini kedatangannya menuju Kupang, NTT terbagi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama sebanyak 17 personel berangkat dari Denpasar Provinsi Bali menuju Kupang NTT pada hari Rabu (26/8/2020) menggunakan pesawat.

Sementara gelombang kedua 10 personil dari Malang Provinsi Jawa Timur menuju Bandara Juanda Surabaya dan pesawatnya transit di Bandara Sultan Hasanudin Makasar Provinsi Sulawesi Selatan dan berangkat menuju Kupang, NTT pada Jumat (28/8/2020).

“Pada tanggal 30 Agustus 2020, sebanyak 27 Personel Tamtama Remaja (Prabinsa) Berangkat dari Kupang menuju Larantuka Kabupaten Flores Timur menggunakan kapal fery dan tiba tanggal 31 Agustus,” ungkapnya.

Zulnalendra melanjutkan 27 personel tamtama remaja (Prabinsa) ini pagi harinya langsung diangkut menggunakan truk yang telah menunggu di pelabuhan untuk menuju Maumere, Kabupaten Sikka.

Pengambilan sampel swab dipimpin langsung dr. Santy Delang didampingi oleh Bakes Dim 1603/Sikka, Pelda. Surung Thomson Napitupulu dan disaksikan langsung oleh dandim 1603 Sikka.

Terdapat 8 petugas medis yang terlibat dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap setelah sebelumnya dilakukan penyemprotan desinfektan di aula Makodim.

Setelah selesai dilakukan pendataan sebanyak 27 personel tamtama (Prabinsa) secara perorangan dilakukan pengambilan sempel Swab oleh tim medis satgas.

Lihat juga...