74 Karyawan Terpapar Covid-19, BRI Padang Ditutup Tiga Hari

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PADANG — Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat menyampaikan, hari ini Selasa (22/9) telah terjadi penambahan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 216 orang dan sembuh sebanyak 92 orang.

Dari total 216 itu terdapat 50 orang karyawan BRI wilayah Padang terpapar Covid-19. Setelah kemarin juga dilaporkan ada 24 orang karyawan di bank yang sama juga terpapar Covid-19.

“Jadi laporan hingga Selasa malam ini total karyawan BRI Padang yang terpapar Covid-19 telah mencapai 74 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal, dihubungi malam ini Selasa (22/9/2020).

Akibat dari hal ini, berdasarkan koordinasi Gugus Tugas Sumatera Barat ke pihak BRI Padang, pihak bank memutuskan untuk menutup layanan BRI Padang selama tiga yang terhitung mulai hari ini dan hingga Kamis akan datang.

Setelah tiga hari berlalu nantinya pelayanan akan dibuka kembali dan hanya karyawan yang negatif boleh masuk dengan sistem kerja di rumah atau work from home.

Menurut pihak bank, kata Jasman, hal itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di perkantoran BRI Padang. Penutupan layanan ini juga memberikan waktu kepada petugas BPBD untuk melakukan penyemprotan di kawasan perkantoran.

“Kantor BRI Padang itu telah disemprot disinfektan guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 nya,” ujar dia.

Jasman menyatakan dengan ada kasus itu, BRI menjadi klaster terbaru di Kota Padang.

Ia berharap dengan adanya klaster yang tercipta segera disikapi oleh pihak BRI sehingga nasabah bisa tahu atas kondisi yang terjadi.

“Kita dari Gugus Tugas telah koordinasi dan kini saya harapkan pihak perbankan bisa memberikan penjelasan terkait kondisi ini,” pinta Jasman.

Salah seorang nasabah BRI di Padang, M. Fiky mengaku dua hari belakangan ini dirinya hendak pergi ke kantor BRI Cabang Padang untuk mengurus ATM nya tersangkut di dalam mesin ATM. Namun ia malah memilih untuk mengurungkan niatnya itu, karena belum sempat meluangkan waktu antre di bank itu.

“Saya sangat kaget dengan hal ini, karena sekitar dua hari yang lalu saya hampir saja ke kantor BRI. Kalau jadi pergi, bisa-bisa saya bakalan dilakukan tes swab,” ucap Fiky.

Menurutnya perlu ada langkah dari pihak bank untuk memberikan pengumuman kepada seluruh nasabahnya yang ada di Kota Padang bahwa layanan ditutup sementara waktu sesuai yang disampaikan oleh Gugus Tugas.

Selain itu dengan adanya pengumuman resmi dari pihak bank, dapat memberikan pemahaman kepada nasabah karena secara tidak langsung dapat melakukan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 di perbankan.

Lihat juga...