77 Desa di Pamekasan Mulai Dilanda Kekeringan

Pendistribusian bantuan air bersih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan bersama TNI dan Polri ke desa rawan kekeringan, Rabu (9/9/2020) – Foto Ant

PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah desa, yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini.

“Sesuai hasil pendataan yang kami lakukan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, kekeringan kali ini melanda 77 desa di 311 dusun,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Rabu (9/9/2020).

Dibandingkan kondisi di 2019, bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Pamekasan di 2020 berkurang. Tahun lalu, kekeringan melanda 83 desa di 331 dusun. Bupati menyebut, upaya untuk mengurangi kasus kekeringan terus dilakukan dengan memperbanyak bantuan sumur bor. “Pengurangan terjadi, karena pemerintah telah berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga, dengan membantu melakukan pengeboran di beberapa desa yang memang rawan kekeringan,” jelasnya.

Pada pendistribusian bantuan air bersih kali ini, Pemkab Pamekasan menggerakan 11 armada, dengan target 11 desa mendapakan distribusi air di setiap harinya. “Pendistribusian ini akan berlangsung hingga Oktober 2020, sesuai dengan SK penetapan darurat kekeringan oleh Bupati Pamekasan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, Akmalul Firdaus.

Firdus menyebut, kekeringan yang melanda 311 dusun di 77 desa di Kabupaten Pamekasan kali ada dua jenis, kering langka dan kering kritis. Untuk kering kritis, terjadi karena pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari. Jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan ketersediaan air bersih sejauh tiga kilometer bahkan lebih.

Sementara yang dimaksud dengan kering langka, kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter saja per orang, per hari. Jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat, sekitar 0,5 kilometer hingga tiga kilometer. Saat ini Pemkab Pamekasan juga berupaya melakukan penanganan kasus kekeringan secara terintegratif, dengan melibatkan instansi dinas terkait di lingkungan pemda. (Ant)

Lihat juga...