Ada Pegawai Terkonfirmasi Positif COVID-19, Kantor Bupati Muaro Jambi Ditutup

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi melakukan penyisiran sekolah di daerah itu untuk melakukan penyemprotran cairan disinfektan pencegahan COVID-19 – Foto Ant

JAMBI – Kantor Bupati Muaro Jambi, Provinsi Jambi ditutup sementara, setelah seorang staf pegawai dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19, Senin (28/9/2020). Konfirmasi tersebut berdasarkan hasil uji usap atau swab.

“Kantor Bupati Muaro Jambi tersebut ditutup selama tiga hari terhitung dari 28 hingga 30 September 2020. Kebijakan menutup sementara Kantor Bupati Muaro Jambi tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di areal perkantoran,” kata Kasubag Pemberitaan Humas dan Protokol Pemkab Muaro Jambi, Khairul Fahmi, Senin (28/9/2020).

Selama kantor bupati ditutup, akan dilakukan sterilisasi terhadap areal kantor Bupati Muaro Jambi. Penutupan sementara Kantor Bupati Muaro Jambi tersebut, tertuang dalam surat pemberitahuan Sekda Muaro Jambi nomor:69/Org/IX/2020.

Melalui surat pemberitahuan tersebut disampaikan, aktivitas kantor sekretariat daerah Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, akan dibuka kembali secara normal untuk semua kegiatan rapat dan pertemuan lainnya pada Senin (5/10/2020). Selama penutupan, para Aparat Sipil Negara (ASN) melakukan work from home. “Ya tidak ada aktivitas di kantor selama tiga hari, kami juga sudah menjalani tes usap kedua siang tadi,” tambah Khairul.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muarojambi, Deswir menyebutkanm tidak ada aktifitas di Setda Pemkab Muarojambi. “ASN bekerja dari rumah, kecuali untuk beberapa pekerjaan yang urgen,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di areal perkantoran Pemkab Muaro Jambi, pada Senin (28/9/2020) suasana terlihat sepi. Aktivitas pegawai yang biasanya ramai, tidak terlihat. Begitu pula jalanan di wilayah perkantoran tampak lengang.

Berdasarkan update data COVID-19 Provinsi Jambi pada Minggu (27/9/2020), terdapat 37 orang pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Dengan rincian 24 orang sudah dinyatakan sembuh, 12 orang dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...