Antisipasi Banjir, Bangunan Tembok di Badan Kali Kapuk di Bongkar

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Dinas Tata Ruang bersama tim Kecamatan Medanstaria, Kota Bekasi, Jawa Barat, melakukan pembongkaran bangunan tembok yang berdiri di sempadan Kali Kapuk di areal komplek Harapan Indah, Kelurahan Pejuang, Rabu (23/9/2020).

Di samping tidak memiliki izin karena berdiri di sepadan kali Kapuk, bangunan yang berada di samping sekolah tidak jauh dari lokasi Pasar Family Mart, Medansatria tersebut disinyalir sebagai penyebab banjir, karena mengakibatkan penyempitan.

“Pembongkaran dilakukan, pertama karena melanggar garis sempadan Kali Kapuk. Itu sudah sesuai dengan peraturan wali Kota Bekasi,”ungkap Lia Erlina, Camat Medansatria, dikonfirmasi Cendana News.

Dikatakan bahwa pembongkaran mengacu pada peraturan Keputusan Wali Kota Bekasi nomor 650 Kep.588 tentang penertiban bangunan melanggar perizinan kota bekasi karena tepat berada di sepadan Kali Kapuk.

Menurutnya, dari laporan warga sekitar, diketahui dampak dari tembok yang dibangun di belakang salah satu sekolah swasta tersebut disinyalir sebagai salah penyebab banjir dilingkungan Harapan Indah.

Sehingga pihak kecamatan beberapa waktu lalu sudah meninjau ke lokasi guna memastikan kondisi tembok. Dari tinjauan disimpulkan bahwa tembok tersebut melanggar sepadan jalan dan telah dikoordinasikan dengan bangunan yang berada di dalam tembok itu sendiri.

Pembongkaran pagar di sepadan Kali Kapuk, berjalan lancar, tidak ada perlawanan dari pemilik bangunan. Namun terlihat anggota Satpol PP dan Kepolisian mengawal proses pembongkaran tersebut.

“Setelah pembongkaran tentu akan dilakukan normalisasi Kali Kapuk, sebagai salah satu agenda penanganan banjir menyambut musim hujan, di wilayah Medansatria,” papar Lia.

Titik sepadan Kali Kapuk, yang baru di bongkar temboknya selanjutnya akan dirapikan oleh Dinas Tata Ruang. Diharapkan, kedepan banjir tidak terjadi atau bisa diminimalisir.

Lia juga berharap, warga di bantaran Kali Kapuk, bisa memperhatikan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan hingga mengakibatkan terjadi penyumbatan alur Kali Kapuk mengingat saat ini di Kota Bekasi, mulai memasuki musim hujan.

Terpisah. Kabid Pengendalian Ruang Distaru, Azhari mengatakan Penertiban dilakukan untuk meyakinkan warga sekitar karena pagar tembok tersebut kerap diadukan sebagai penyebab banjir di lingkungan setempat.

“Selain melanggar sepadan kali kapuk, bangunan itu disebut penyebab banjir di Harapan Indah. Makanya dibongkar agar meyakinkan,”tukasnya.

Diketahui, Kali Kapuk memiliki hilir sampai ke laut dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Bekasi di bagian Utara. Luapan Kali Kapuk kerap menyebabkan wilayah Kelurahan Pejuang mengalami banjir saat musim hujan.

Luapan tersebut akibat ada penyempitan di wilayah perbatasan antara Kota Dan Kabupaten Bekasi. hampir rata rata di kelurahan Pejuang semua RW terdampak banjir dengan ketinggian 20 cm sampai dengan 100 cm, saat banjir awal tahun lalu.

Lihat juga...