Atasi Kemacetan, Dua Ruas Jalan di Serpong Dilebarkan

TANGERANG  – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum melakukan perbaikan dan pelebaran dua ruas jalan yakni Jalan Buaran-Rawa Buntu di Serpong dan Jalan Bhayangkara di Serpong Utara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Aries Kurniawan, di Tangerang, Banten, Senin mengatakan, pekerjaan untuk ruas Jalan Buaran – Rawa Buntu melalui sistem betonisasi dilakukan dengan dua segmen.

Segmen pertama untuk Jalan Rawa Buntu dengan panjang eksisting 1.350 meter dan lebar 13 sampai 20 meter. Lalu untuk Segmen 2 Jalan Buaran dengan panjang eksisting 400 meter dan lebar 5,5 meter.

Menurut Aries, pada segmen 1 Jalan Rawa Buntu nantinya akan dibuat enam lajur dengan pembagian tiga lajur kanan dan tiga lajur kiri serta dilengkapi utilitas.

Lalu untuk memfasilitasi pejalan kaki dan menyediakan ruang publik bagi masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel juga melakukan pembangunan pedestrian di Jalan Buaran-Rawa Buntu-Kencana Raya sepanjang 2,8 Kilometer pada sisi kanan dan kiri jalan.

“Nantinya, saluran air akan didesain tertutup di bawah pedestrian dengan kontruksi saluran precast dan pedestrian concrete stamp atau beton pola,” tandasnya.

Meski begitu, Aries mengaku ada kendala yang dihadapi Dinas Pekerjaan Umum di lapangan, yakni masalah pembebasan lahan. Ada tujuh lokasi yang belum bebas yakni Upnormal, TB Agung, SPBU BP (british petroleum), rumah makan Gabus Pucung, Kios Terpal dan bengkel motor/tambal ban/ganti oli motor (samping RM Ayam Kremes Bu Condro) serta Bebek Kaleyo.

“Kita berharap pekerjaan akan selesai tepat waktu, 142 hari kalender. Untuk enam titik lahan yang belum dibebaskan, segera selesai. Selanjutnya dapat mengurai kemacetan yang terjadi di ruas jalan ini,” tandasnya.

Dijelaskan Aries, Jalan Buaran-Rawa Buntu menjadi akses penting masyarakat Tangsel di wilayah Serpong. Tak heran, ruas jalan penghubung wilayah Setu, Serpong ini ramai dilalui pengendara setiap harinya.

“Ruas Jalan Buaran-Rawa Buntu ini kan jadi akses masyarakat Tangsel menuju wilayah Bogor lewat Jalan Pasar Jengkol dan menuju jakarta lewat jalan tol Ulujami – Serpong,” kata Aries menjelaskan kepada wartawan.

Lantaran Jalan Buaran-Rawa Buntu ini begitu penting, tak heran jika ruas jalan itu selalu macet terutama saat jam sibuk. “Volume lalu lintas tinggi, sehingga sering menimbulkan kemacetan,” Aries menambahkan.

Sementara itu, Aries mengaku untuk ruas Jalan Bhayangkara bakal dilakukan pelebaran. Saat ini jalan penghubung wilayah Alam Sutera, Bintaro dan wilayah Ciledug ini masih satu lajur. Ruas jalan yang melintasi Pusat Pendidikan Lalu Lintas (Pusdiklantas) Polri ini dibuat dua arah.

“Volume lalulintas di Jalan Bhayangkara ini sangat tinggi dan menimbulkan kemacetan. Sehingga pelebaran jalan mutlak diperlukan. September ini mulai dikerjakan,” katanya.

Aries menambahkan kondisi eksisting ruas jalan memiliki lebar enam meter dengan panjang 1,4 kilometer. “Dari lebar eksisting enam meter dilebarkan 6,5 meter menjadi 12,5 meter. Pelebaran jalan tersebut akan dibangun sepanjang 400 meter dari Masjid alam sutra hingga Pusdiklat Polri. Dengan 2 arah yakni satu arah ada dua lajur. Untuk konstruksinya nanti  dibetonisasi,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...