Banpres Produktif Usaha Mikro, Kaltara Mengusulkan 4.938 UMKM

Pelaku UMKM sedang mengajukan permohonan pengurusan BPUM di Kantor Disperdakop-UM Kabupaten Madiun di Madiun, Senin (14/9/2020) – Foto Ant

TARAKAN – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kalimantan Utara, mengusulkan sebanyak 4.938 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada pemerintah pusat, untuk mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Ini merupakan usulan BLT UMKM , dengan nilai bantuan Rp2,4 juta, memanfaatkan Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro. “Bantuan ini diberikan untuk membantu para pelaku usaha kecil dan mikro yang terdampak pandemi COVID-19,” kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, di Tanjung Selor, Senin (14/9/2020).

Banpres Produktif diberikan untuk menambah insentif bagi UMKM, yang sebelumnya telah diberikan oleh pemerintah. Sekaligus sebagai tambahan modal kerja. Gubernur menjelaskan, sesuai data dari Disperindagkop, ada sebanyak 4.938 UMKM yang bakal menerima Banpres tersebut. Jumlah tersebut adalah yang diusulkan karena sudah mengajukan ke kabupaten kota. Saat ini, data tersebut masih dalam proses usulan dan validasi.

Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie – Foto Ant

Banpres untuk pelaku UMKM ini, secara nasional informasinya akan diberikan kepada 12 juta UMKM. Sampai sekarang baru 9 juta yang terdaftar mengajukan bantuan. Jadi masih menerima usulan bahkan kemungkinan ditambah menjadi 15 juta,” kata Irianto.

Untuk jumlah pelaku UMKM di Kaltara sebanyak 12.459 usaha. Sementara ini, yang sudah mengusulkan sebanyak 4.938 pelaku dan sedang diverifikasi. Karena sesuai petunjuk dari pusat, ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Diharapkan program Banpres ini dapat tersalurkan kepada pelaku UMKM di Kaltara.

Adapan untuk syarat pengajuan Banpres ini diantaranya, tiap pelaku UMKM yang mengajukan bantuan melampirkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan pengantar dari Disperindagkop kabupaten dan kota. Teknis penyaluran, informasinya nanti melalui lembaga penyalur ke rekening masing-masing pelaku mikro. Berdasarkan data yang ada sebanyak 21.013 pelaku UMKM di Kaltara. Dengan rincian di Bulungan 3.480 UMKM, Tana Tidung 652 UMKM, Malinau 919 UMKM, Nunukan 2.535 UMKM, dan Tarakan 13.427 UMKM. (Ant)

Lihat juga...