Bantaragung di Majalengka Bersiap Menuju Desa Digital

Editor: Koko Triarko

MAJALENGKA – Koperasi Cipta Agung Mandiri yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, bertekad mewujudkan Desa Cerdas Mandiri Lestari Bantaragung, Majalengka, Jawa Barat, sebagai Desa Digital. 

Dengan menjadi Desa Digital, segala informasi menyangkut Desa Bantaragung nantinya akan bisa diakses secara digital oleh semua orang. Mulai dari kondisi geografis dan topografi suatu wilayah, lokasi wisata, budaya, kuliner, hingga berbagai informasi lainnya.

Hal tersebut disampaikan Manajer Umum Koperasi Cipta Agung Mandiri Bantaragung, Heriyanta, kepada Cendana News, belum ini.

Manajer Umum Koperasi Cipta Agung Mandiri Bantaragung, Heriyanta, -Foto: Jatmika H Kusmargana

“Dengan sistem berbasis digital ini, nantinya semua potensi desa Bantaragung akan bisa dilihat secara online. Misalnya, di lokasi ini ada tempat wisata ini, lalu di lokasi ini ada kuliner ini, begitu seterusnya. Semua informasi ditampilkan secara lengkap, sehingga bisa diketahui siapa pun,” jelasnya.

Menurut Heri, sistem ini dibagun sebagai upaya mempromosikan potensi Desa Bantaragung yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata oleh pemerintah setempat, sejak beberapa tahun terakhir. Selain juga memudahkan wisatawan untuk berwisata, sekaligus mengakses berbagai hal di desa Bantaragung.

“Saat ini, semua telah beralih ke era digital. Sehingga mau tidak mau kita juga harus mengikuti. Jangan sampai ketinggalan. Apalagi, desa Bantaragung memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Harus kita manfaatkan,” ungkapnya.

Lewat sistem ini, tidak hanya potensi wisata di desa Bantaragung saja yang bisa terangkat. Lebih dari itu, potensi lain seperti UKM kuliner, kerajinan dan lainnya juga bisa ikut terangkat. Dengan sistem ini, para pelaku UKM bisa sekaligus mempromosikan produknya masing-masing secara online.

“Melihat persaingan pasar yang ada saat ini, sulit bagi UKM di desa Bantaragung untuk bisa bersaing, jika tidak melakukan terobosan baru. Apalagi jika hanya menawarkan produknya secara tradisional, dengan cara dititipkan atau lewat mulut ke mulut. Karena itu, kita berupaya membantu mereka,” katanya.

Saat ini, pihak Koperasi Cipta Agung Mandiri Bantaragung mengaku masih mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk mewujudkan program tersebut. Salah satunya dengan melakukan sensus terhadap semua potensi yang ada di desa Bantaragung, melibatkan karang taruna dan warga masyarakat itu sendiri.

“Mudah-mudahan program ini bisa segera terwujud. Sehingga makin banyak wisatawan yang berkunjung ke desa Bantaragung. Dengan begitu, pendapatan dan kesejahteraan warga desa juga akan bisa makin meningkat,” harapnya.

Sejak 2018, Desa Bantaragung, Majalengka, Jawa Barat ditetapkan sebagai Desa Cerdas Mandiri Lestari. Melalui program ini, Yayasan Damandiri berupaya mengatasi persoalan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan memaksimalkan potensi pariwisata yang ada di desa itu.

Selain membentuk Koperasi Cipta Agung Mandiri sebagai motor penggeraknya, yayasan yang didirikan oleh Presiden Soeharto sebagai pribadi tersebut juga menggelontorkan bantuan dana pinjaman modal usaha hingga Rp1,3 miliar lebih, untuk menggerakkan ekonomi warga desa.

Dengan berbagai upaya tersebut, ditargetkan dalam kurun lima tahun mendatang, persoalan kemiskinan di desa Bantaragung akan bisa teratasi. Sehingga, menjadikan Desa Cerdas Mandiri Lestari Bantaragung sebagai desa percontohan bagi di desa-desa lain di wilayah Majalengka, Jawa Barat.

Lihat juga...