Baru Satu Paslon, KPU Kebumen Perpanjang Masa Pendaftaran

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen, Yulianto di kantornya, Rabu (9/9/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

KEBUMEN — Hingga batas akhir waktu pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) dan wakil bupati Kebumen, baru satu palon yang mendaftar. Karenanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen memperpanjang masa pendaftaran paslon hingga 12 September mendatang.

Semua jadwal pendaftaran paslon dibuka mulai tanggal 4 – 6 September. Namun, sampai dengan Minggu (6/9/2020) hanya satu paslon yang mendaftar yaitu pasangan Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih.

Ketua KPU Kebumen, Yulianto mengatakan, perpanjangan masa pendaftaran paslon ini tertuang dalam Keputusan KPU Kebumen Nomor 115/PL 02.2-Kpt/3305/KPU-Kab/IX/2020 tentang penundaan tahapan pencalonan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen tahun 2020.

“Sampai dengan tanggal 6 September 2020 pukul 24.00 WIB, hanya ada satu paslon yang mendaftar, maka sesuai dengan peraturan KPU dimungkinkan untuk memperpanjang masa pendaftaran. Kita langsung melakukan rapat pleno yang diputuskan perpanjangan pendaftaran hingga satu minggu ke depan, yaitu sampai dengan tanggal 12 September 2020,” jelasnya, Rabu (9/9/2020).

Terkait keputusan perpanjangan masa pendaftaran ini, lanjut Yulianto, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak terkait, termasuk partai politik selaku pengusung paslon. Sosialisasi dilakukan selama tiga hari, yaitu sampai dengan hari ini, Rabu (9/9/2020).

“Selama kita melakukan sosialisasi, pendaftaran paslon belum dibuka. Pendaftaran baru akan kita buka kembali mulai besok tanggal 10 September sampai dengan tanggal 12 September pukul 24.00 WIB,” terangnya.

Yulianto berharap, perpanjangan masa pendaftaran paslon ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh partai politik untuk mempersiapkan paslon yang akan diusungnya. Sehingga Pilkada Kebumen tidak hanya diikuti satu paslon saja.

Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Danang Munandar mengatakan, perpanjangan masa pendaftaran paslon juga diikuti dengan mundurnya waktu verifikasi dokumen pencalonan. Sehingga untuk untuk pengumuman dokumen syarat pencalonan dan verifikasi serta perbaikan dokumen dijadwalkan pada tanggal 18 – 22 September 2020. Untuk penetapan paslon akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020.

“Untuk pemeriksaan kesehatan yang semula dijadwalkan pada tanggal 11 September, ditunda menjadi tanggal 16 September dan untuk penyerahan dokumen perbaikan paslon yang semula batas akhirnya tanggal 18 September, diperpanjang hingga tanggal 20 September,” paparnya.

Danang menyatakan, pihaknya juga membuka tahapan tanggapan dan masukan masyarakat yang dijadwalkan sampai dengan tanggal 21 September atau dua hari sebelum waktu penetapan paslon. Pengundian nomor urut akan dilaksanakan tanggal 24 September dan apabila ternyata tetap hanya ada satu paslon sebagai peserta, maka pengundiannya dilakukan untuk tata letak.

Lihat juga...