Bawaslu Kalbar Ingatkan Partai Politik dan Paslon Patuhi Protokol Kesehatan

PONTIANAK — Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Barat meminta kepada setiap partai politik dan pasangan calon yang melakukan proses pendaftaran atau pengambilan berkas pendaftaran untuk memperhatikan protokol kesehatan terhadap simpatisannya.

“Kita lihat saat penyampaian berkas pendaftaran pasangan calon ke KPU di daerah, banyak simpatisan pasangan calon yang ikut mengantar namun tidak memperhatikan protokol kesehatan,” kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kalimantan Barat, Faisal Riza di Pontianak, Sabtu.

Menurutnya, untuk proses pendaftaran pasangan calon di dalam lokasi pendaftaran, sudah ditetapkan KPU untuk penerapan protokol kesehatan. Namun, sayangnya untuk simpatisan yang berada di luar tempat pendaftaran, banyak penumpukan massa.

“Padahal Bawaslu di daerah sebelumnya sudah menyampaikan imbauan kepada partai pengusung dan pendukung serta pasangan calon untuk menerapkan protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada. Permasalahannya adalah, jika simpatisan berada di luar area pencalonan, itu menjadi tugas pemda untuk menjalankan pergub (peraturan gubernur) protokol kesehatan,” tuturnya.

Terkait hal tersebut, dirinya kembali mengingatkan kepada partai pengusung, partai pendukung, pasangan calon, dan para simpatisan agar bisa mematuhi protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada.

“Jangan sampai masa Pilkada serentak ini menjadi klaster baru dari COVID-19 dan ini harus kita hindari bersama. Untuk itu, kita meminta agar ini menjadi catatan penting bagi setiap parpol dan pasangan calon,” kata Faisal.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah mengatakan pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap proses pengawasan Pilkada serentak.

Dalam menghadapi Pilkada Serentak di beberapa daerah di Kalbar diharapkan dapat menerapkan protokol kesehatan, karena selain untuk menjaga agar aman dari COVID-19, ini bisa rasa nyaman bagi masyarakat.

Dijelaskan juga penerapan protokol kesehatan dalam pengawasan pilkada akan terus di terapkan termasuk pada daerah yang di Zona Hijau, Khususnya bagi penyelenggara Pemilu Kada.

“Selain itu kita juga minta masyarakat pemilih agar menerapkan protokol kesehatan, gunakan masker, cuci tangan,” kata Ruhermansyah. [Ant]

Lihat juga...