BI: Ekonomi Sumut pada 2020 Diprediksi Hanya Tumbuh 0,3-0,7 Persen

MEDAN — Bank Indonesia (BI) memprediksi perekonomian Sumatera Utara pada 2020 hanya tumbuh 0,3-0,7 persen secara tahunan (year on year/yoy).

“Pertumbuhan ekonomi Sumut di 2020 diprediksi lebih rendah dari proyeksi sebelumnya sebesar 1,2-1,6 persen, hanya tumbuh 0,3-0,7 persen secara yoy,” ujar Kepala BI Kantor Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Widayat di Medan, Sumut, Minggu.

Perekonomian Sumut 2020, yang tumbuh sebesar 0,3-0,7 persen itu, merupakan skenario sangat berat.

Proyeksi pertumbuhan 0,3-0,7 persen itu dengan asumsi penurunan PDB dan harga komoditas yang jauh lebih dalam dari sebelumnya.

Seluruh komponen permintaan, katanya, diprediksi bisa ke bawah sementara lapangan usaha utama akan melambat hingga akhir tahun, terutama perdagangan dan pariwisata.

Wiwiek menyebutkan dampak langsung perdagangan internasional akibat pertumbuhan ekonomi China yang turun 5 persen dari dasar (baseline).

Sementara, dampak langsung penurunan devisa wisatawan mancanegara akibat penutupan pintu masuk bagi turis selama sembilan bulan.

Pada awalnya, BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Sumut 5,0-5,4 persen dari 2019, yang 5,2 persen.

Namun, akibat pandemi COVID-19, BI merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi Sumut menjadi turun 1,2-1,6 persen.

“Sejalan dengan perkembangan situasi pandemi COVID-19, BI kembali memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2020 akhirnya tumbuh pada skenario sangat berat atau 0,3-0,7 persen,” ujar Wiwiek. [Ant]

Lihat juga...