Bupati Kebumen Minta Pelanggar Protap Kesehatan Ditindak Tegas

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

KEBUMEN – Gelaran Pilkada Kebumen yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 menimbulkan banyak kekhawatiran. Terlebih saat ini angka positif Covid-19 mengalami kenaikan hampir di seluruh daerah, termasuk Kebumen. Karenanya Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz meminta agar pelanggar protap kesehatan selama proses pilkada ditindak tegas.

“Jangan sampai muncul klaster pilkada, saya meminta agar dalam setiap tahapan pilkada, bagi yang melanggar protap kesehatan, diberikan tindakan tegas ataupun sanksi supaya jera,” kata Bupati, Jumat (18/9/2020).

Yazid Mahfudz merasa perlu untuk mengingatkan, sebab masyarakat Kebumen sedang dalam situasi eforia pilkada, sementara kondisi saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kebumen terus meningkat, bahkan sudah menembus 316 kasus.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, untuk meminimalkan kerumunan massa, ia meminta agar konser musik serta jenis hiburan pertunjukan lainnya yang mengundang berkumpulnya massa ditiadakan. Kampanye bisa diisi dengan kampanye dialogis ataupun pertemuan terbatas yang lebih efektif untuk menyampaikan visi-misi calon bupati dan wakil bupati.

“Semua warga Kabupaten Kebumen, termasuk calon bupati dan wakil bupati harus mematuhi protap kesehatan, terutama menggunakan masker dan menjaga jarak. Jika ada kegiatan yang berkerumun, KPU ataupun Bawaslu Kebumen bisa mengambil tindakan tegas. Semua ini demi melindungi masyarakat Kebumen dari penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Humas Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto, mengatakan, hari ini pihaknya mendapatkan hasil swab test, dimana pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 14 orang.

Penambahan tersebut didominasi warga yang memiliki riwayat perjalanan keluar kota dan melakukan kontak dengan pendatang dari luar Kabupaten Kebumen. Dan sebagian lagi, merupakan warga yang merupakan kontak dekat dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya.

“Jadi hari ini ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 14 orang dan ada satu pasien yang dinyatakan sembuh,” terangnya.

Dengan adanya penambahan tersebut, maka total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen ada 316 orang. Untuk pasien positif yang masih menjalani perawatan saat ini jumlahnya cukup banyak, yaitu ada 76 orang. Sedangkan yang sudah dinyatakan sembuh ada 229 orang dan yang meninggal dunia 11 orang.

Pemkab Kebumen terus berupaya untuk memutus penyebaran Covid-19, mengingat daerah ini pernah menyandang status zona hijau dengan jumlah kasus positif 0. Bupati Kebumen berharap, masyarakat tetap mematuhi aturan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker dan menjaga jarak.

Lihat juga...