Cegah Penyebaran Penyakit, Warga Ketapang Gencarkan Olahraga

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Potensi Penyakit Tidak Menular (PTM) imbas pola hidup tidak sehat bisa dicegah dengan kegiatan olahraga. Samsu Rizal, kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel) menyebut aktivitas fisik tetap harus dilakukan selama pandemi. Kegiatan olahraga senam, jalan kaki, bola voli, sepak bola, bersepeda jadi alternatif.

Pencegahan PTM dengan cara sederhana disebutnya bisa dilakukan dengan olahraga jalan kaki. Kegiatan rutin Jumat Sehat yang dilakukan sejumlah desa di Kecamatan Ketapang jadi upaya pencegahan PTM. Melibatkan Klub Jantung Sehat (KJS) aktivitas senam jantung sehat dilakukan mendukung aktivitas fisik minimal 30 menit.

Pelibatan tenaga kesehatan dalam olahraga di tingkat desa melibatkan unsur perawat dan bidan. Usai olahraga senam pemeriksaan kesehatan berupa tensi darah, kadar gula, kolesterol dilakukan. Kesadaran masyarakat melakukan aktivitas fisik bagian gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) sekaligus sosialisasi konsumsi makanan sehat.

“Penyebab penyakit tidak menular dominan karena pola hidup tidak seimbang dalam hal pemilihan makanan, kurang aktivitas fisik sehingga menimbulkan diabetes, obesitas, tensi darah tidak normal hingga jantung,” terang Samsu Rizal saat dikonfirmasi Cendana News,  Jumat (11/9/2020).

Samsu Rizal, Kepala UPT Puskesmas rawat inap Ketapang saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2020) – Foto: Henk Widi

Peranan klub jantung sehat yang selalu rutin menggelar olahraga diakuinya mendorong aktivitas fisik. Sebelumnya kaum ibu rumah tangga enggan melakukan kegiatan olahraga. Namun dengan adanya kegiatan rutin senam jantung sehat lengkap dengan instruktur, gerakan menarik antusiame warga meningkat. Setiap pekan KJS berkeliling menggelar senam di sebanyak 17 desa di Ketapang.

“Penyediaan makanan sehat yang direbus seperti pisang, singkong, ubi jalar sekaligus sosialisasi hindari makanan penyebab penyakit tidak menular bersumber dari makanan,” cetusnya.

Sriyanti, instruktur senam jantung sehat menyebut program Komite Olahraga Kecamatan (KOK) terus berinovasi. Langkah yang dilakukan dengan program rutin senam jantung sehat setiap hari Jumat sesuai jadwal desa. Sebagian desa di Ketapang memilih hari lain untuk kegiatan senam. Peserta senam menurutnya dominan ibu rumah tangga yang sekaligus anggota KJS.

“Kita mendukung dan memfasilitasi kaum ibu rumah tangga agar rutin melakukan aktivitas fisik bagian pencegahan penyakit tidak menular,” terangnya.

Kegiatan senam jantung sehat di Desa Ruguk salah satunya menjadi safari aktivitas senam. Selain kegiatan senam sosialisasi pencegahan Covid-19 terus disampaikan. Sebab ia dan instruktur senam jantung sehat sekaligus anggota KOK Ketapang memiliki tugas melakukan sosialisasi protokol kesehatan.

Anasruloh, anggota KOK Desa Ruguk menyebut aktivitas olahraga jadi bagian pencegahan penyakit tidak menular. Sejumlah kegiatan yang rutin dilakukan oleh warga Desa Ruguk meliputo bola voli, sepak bola dan senam jantung sehat. Penyelenggaraan kompetisi sepakbola usia 17 tahun jadi kegiatan memfasilitasi olahraga bagi pemuda setempat.

Anasruloh, anggota Komite Olahraga Desa Ruguk Kecamatan Ketapang memperlihatkan prestasi pemuda setempat dalam olahraga sepakbola U17, Jumat (11/9/2020) – Foto: Henk Widi

“Bagi pemuda alternatif olahraga bola voli dan sepakbola, bagi kaum wanita senam bisa dilakukan,” terang Anasruloh.

Kegiatan olahraga yang rutin dilakukan oleh warga masyarakat menurut Anasruloh bertujuan positif. Sebab selama masa pandemi masyarakat butuh kegiatan meningkatkan stamina tubuh.

Melalui sejumlah aktivitas fisik secara rutin menjadi upaya pencegahan PTM. Kegiatan senam jantung sehat disebutnya dilakukan minimal sepekan sekali melibatkan instruktur berpengalaman.

Lihat juga...