Corona di Aceh Barat Meningkat, Belajar Daring Diperpanjang

MEULABOH – Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat kembali memperpanjang proses belajar daring (online) bagi siswa SD-SMA sederajat di empat kecamatan setelah jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah ini meningkat menjadi 42 orang.

Lembaga pendidikan di Aceh Barat yang mengalami perpanjangan belajar daring tersebut masing-masing Kecamatan Johan Pahlawan, Samatiga, Meureubo, dan Kaway XVI.

“Perpanjangan belajar daring ini ditambah sepekan ke depan dan akan dimulai belajar tatap muka rencananya pada tanggal 21 September mendatang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat, Husaini di Meulaboh, Selasa.

Menurutnya, alasan perpanjangan belajar daring tersebut dikarenakan adanya peningkatan risiko penularan COVID-19 di beberapa kecamatan di Aceh Barat.

Selain itu, kebijakan tersebut juga mengacu pada imbauan pimpinan daerah di Aceh Barat untuk menghentikan sementara kegiatan proses belajar mengajar tatap muka, khususnya di kecamatan yang berstatus zona merah.

Husaini menambahkan proses kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di Aceh Barat tetap berlaku bagi sejumlah lembaga pendidikan di delapan kecamatan lainnya di daerah ini.

Di antaranya di Kecamatan Panton Reue, Sungai Mas, Pante Ceureumen, Woyla Timur, Woyla Barat, Woyla Arongan Lambalek, Bubon serta Kecamatan Samatiga.

“Nantinya proses belajar daring ini akan kita evaluasi kembali, apakah sudah bisa dilakukan belajar secara normal atau diperpanjang lagi, akan kita lihat perkembangannya,” kata Husaini. (Ant)

Lihat juga...