Covid-19 di Banyumas Rambah Kalangan TNI-Polri

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyumas sudah merambah kalangan TNI dan Polri. Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, ada penambahan kasus positif baru yang cukup signifikan dalam sepekan terakhir dan salah satunya dari kalangan TNI dan Polri.

Saat dikonfirmasi, Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf. Chandra membenarkan hal tersebut. Namun, saat ini anggota TNI yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah sembuh dan sudah bertugas kembali.

“Ada anggota yang positif, mungkin karena aktivitas kegiatan penertiban di lapangan yang terus-menerus, namun saat ini yang bersangkutan sudah sembuh, hasil swab test kedua sudah dinyatakan negatif,” jelasnya, Selasa (8/9/2020).

Terhadap anggota yang positif Covid-19 tersebut, lanjut Dandim, juga sudah dilakukan tracking dan pemeriksaan terhadap kontak dekat, termasuk keluarga dan rekan tugas. Hasilnya semua dinyatakan negatif.

Lebih lanjut Letkol Inf. Chandra menjelaskan, sampai saat ini total anggota TNI yang sudah dilakukan swab test ada 300 orang. Dan hasilnya ada yang dinyatakan positif. Langkah cepat dilakukan dengan isolasi dan perawatan intensif, sehingga anggota tersebut cepat sembuh.

Sementara itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan, sampai hari ini total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas ada 345 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 161 kasus positif dari hasil tracking dan reguler atau pemeriksaan sendiri dengan datang ke rumah sakit. Sedangkan sisanya sebanyak 184 kasus positif ditemukan dari hasil swab test massal yang gencar dilakukan.

“Saat ini yang masih menjalani perawatan ada 72 orang, sedangkan 273 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh dan yang meninggal dunia ada 8 orang,” kata Husein.

Dalam satu minggu terakhir, lanjutnya, terjadi penambahan 33 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas. Hal tersebut menyebabkan angka reproduksi efektif yang semula sudah 0,44 atau di bawah 1, naik menjadi 1,15. Akibatnya, rencana pembelajaran tatap muka yang sedang dipersiapkan, dengan terpaksa harus ditunda kembali.

Bupati menjelaskan, tambahan kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia berasal dari Desa Lemberang, Kecamatan Sokaraja, laki-laki berusia 42 tahun. Pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit penyerta yaitu kelainan darah yang sudah dideritanya selama 8 tahun. Sehingga kondisinya memburuk dan meninggal dunia.

Atas penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup banyak tersebut, Bupati meminta agar masyarakat Banyumas tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan rajin mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Saya tidak akan bosan menyampaikan ajakan untuk menerapkan protokol kesehatan, jika ingin pandemi ini cepat berlalu, ayo semua disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jangan anggap remeh virus ini, budayakan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” pesannya.

Lihat juga...