Covid-19 Melonjak Polresta Banyumas Tingkatkan Operasi Masker

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Dalam sepuluh hari terakhir terjadi lonjakan jumlah kasus Covid-19 yang cukup signifikan di Kabupaten Banyumas. Guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam penggunaan masker, jajaran Polresta Banyumas, Kamis (10/9/2020) menggelar operasi masker secara serentak.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka, mengatakan, penggunaan masker merupakan senjata paling ampuh untuk penanggulangan penyebaran Covid-19. Karenanya, pihaknya merasa perlu untuk memantau kedisiplinan masyarakat Banyumas dalam penggunaan masker.

“Operasi masker kali ini kita gelar serentak, dari jajaran Polresta Banyumas hingga ke polsek-polsek, ada 27 polsek di Banyumas yang juga menggelar operasi serupa di wilayah masing-masing. Kita juga mendistribusikan 7.900 masker kepada masyarakat,” kata Kapolresta Banyumas, di sela-sela operasi masker yang berlangsung di Alun-Alun Purwokerto.

Lebih lanjut Kapolresta mengatakan, sebagian bersar masyarakat Banyumas sudah tertib dalam penggunaan masker, hampir 90 persen warga sudah bermasker saat beraktivitas di luar rumah. Meskipun begitu, tetap harus selalu diingatkan, terutama dalam penggunaan masker yang benar, yaitu menutup mulut dan hidung.

“Operasi masker harus terus dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dan pembagian masker juga penting, supaya masyarakat memiliki masker lebih banyak untuk berganti setiap hari,” terangnya.

Dalam operasi masker tersebut, Kapolresta sempat membagikan masker kepada beberapa tukang becak. Salah satu tukang becak, Sarmin mengaku hanya memiliki 2 masker di rumah dan digunakan bergantian dengan istrinya. Kapolresta pun langsung memberikan 4 buah masker kepada Sarmin dan memberitahukan cara penggunaan masker yang benar.

“Senang sekali dipakaikan masker langsung oleh Pak Kapolresta,” kata Sarmin.

Beberapa kendaraan yang melintas juga dihentikan dan diberi stiker pengingat untuk penggunaan masker.

“Kunci dari penanggulangan Covid-19 ini adalah masyarakat tertib melakukan gerakan 3 M, yaitu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak,” kata Kapolresta.

Sementara itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein yang juga ikut dalam operasi masker Polresta Banyumas mengatakan, dalam 10 hari terakhir terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 33 orang. Dari penambahan tersebut, ada yang tertular di luar Banyumas karena mobilitas kerjanya. Yaitu ada 3 orang tertular di Kabupaten Cilacap dan 4 orang tertular di Kabupaten Kebumen.

Pihaknya akan terus mengintensifkan swab test untuk menjaring para Orang Tanpa Gejala (OTG). Saat ini swab test sudah dilakukan terhadap 10,500 warga Banyumas.

“Target swab test kita 20.000, sampai sekarang sudah separuh lebih dan kita akan terus lakukan sampai target tercapai,” kata Husein.

Lihat juga...