DCML Pasarean Gelontorkan Rp4,2 Miliar Lebih Bantu Usaha Warga

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BOGOR – Adanya program Desa Cerdas Mandiri Lestari yang dijalankan Yayasan Damandiri di Desa Pasarean, Kamijahan, Bogor, Jawa Barat semakin memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Di bidang ekonomi, program ini secara nyata bahkan telah mampu menggerakkan perekonomian seluruh warga desa.

Didirikan sejak November 2017 dan mulai aktif pada Desember 2018, KUD Kartini Mandiri Lestari, sebagai motor penggerak berbagai kegiatan, hingga saat ini tercatat telah menggelontorkan dana hingga mencapai Rp4,2 miliar lebih. Lewat unit usaha Modal Kita, dana yang bersumber dari Yayasan Damandiri itu digunakan untuk membantu usaha warga di pelosok desa.

Manajer Umum Koperasi Kartini Mandiri Lestari Pasarean, Hamidah, menyebut pemberian gelontoran dana modal usaha ini terbukti mampu mendorong perekonomian warga ke arah positif. Warga desa Pasarean yang sebelumnya tidak memiliki usaha kini telah berani memulai usaha. Sementara usaha warga yang sebelumnya telah berjalan, bisa semakin berkembang karena adanya dukungan modal usaha.

“Ada sekitar 1700 lebih warga yang telah mendapatkan manfaat dari pinjaman modal usaha ini. Mayoritas merupakan warga dari kalangan menengah ke bawah, baik itu dari kelompok sejahtera 1 maupun dari kelompok prasejahtera. Dengan memiliki usaha baru, tentu pendapatan dan penghasilan mereka kini semakin meningkat,” ujarnya kepada Cendana News, belum lama ini.

Sebagai koperasi binaan Yayasan Damandiri, KUD Kartini Mandiri Lestari Pasarean sendiri didirikan pada November 2017 lalu. Namun koperasi ini baru mendapatkan gelontoran dana melalui Unit Simpan Pinjam Modal Kita pada Desember 2018.

Hamidah menyebut, saat itu KUD Kartini Mandiri Lestari mendapatkan gelontoran dana dari Yayasan Damandiri sebesar Rp2.538.000.000.

Dana sebesar Rp2,5 miliar lebih tersebut kemudian dimanfaatkan untuk membantu perekonomian warga, melalui sistem pinjaman lunak tanpa agunan. Hingga Agustus 2020 ini, dana pinjaman modal usaha yang digulirkan ke masyarakat itu tercatat telah mencapai Rp4.234.000.000.

“Ada sebanyak 12 kelompok yang menerima pinjaman modal usaha Modal Kita ini. Tersebar di 9 wilayah RW yang ada di Desa Pasarean. Rata-rata setiap nasabah menerima pinjaman modal usaha mulai dari Rp2 juta hingga Rp3 juta,” ujarnya.

Hamidah berharap adanya program pinjaman modal usaha melalui unit Modal Kita ini bisa terus berjalan dan berkembang di masa yang akan datang. Dengan begitu akan semakin banyak warga Desa Pasarean yang bisa merasakan dan mendapatkan manfaatnya.

“Dengan semakin banyak anggota yang memanfaatkan dana ini, diharapkan perekonomian Desa Pasarean juga akan semakin meningkat. Dengan meningkatnya pendapatan dan penghasilan warga, maka diharapkan angka kemiskinan juga bisa semakin mengecil bahkan terhapus,” pungkasnya.

Lihat juga...